Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf.
Palangka Raya - Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf, mengecam keras adanya aksi perundungan atau Bullying di salah satu sekolah unggulan di Kota Cantik.
"Ini kan 2023, saya harap jangan sampai ada lagi kasus Bully membully terlebih kejadiannya di sekolah. Ini kan sangat-sangat tidak dibenarkan, karena sekolah seharusnya tempat menuntut ilmu," Katanya, Kamis 30 Maret 2023.
Untuk mencegah hal tersebut terjadi, instansi teknis dan wali kelas harusnya wajib bertanggung jawab atas anak murid, untuk dapat berperan aktif dalam melakukan pengawasan peserta didik.
Selain itu para orang tua murid, juga diminta untuk dapat memberikan edukasi atau pendidikan karakter, agar anak tidak melakukan kasus Perundungan, karena aksi tersebut bukan hal yang baik.
"Kepada para pelaku pembullyan atau pelaku Perundungan saya harap bisa ditindak tegas oleh pihak yang berwajib atau yang bersangkutan bisa mengambil langkah - langkah atau tindakan," ujarnya.
Lebih lanjut legislator asal Partai Golkar ini berharap, agar kasus perundungan tersebut tidak terulang kembali, baik itu di jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Karena jika ini dibiarkan, akan menimbulkan trauma yang mendalam bagi korban maupun pelakunya. Maka dari itu, tingkatkan pengawasan," tandasnya.(RJG/OR2)
Baca juga: Wahid Yusuf: Perundungan di Lingkungan Sekolah Jangan Kembali Terjadi