Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu.
kontenkalteng.com, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya mengingatkan bahwa kebersihan pasar memiliki dampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, terutama saat aktivitas jual beli meningkat.
Baca juga: BNPB Ingatkan Kesiapan Daerah dan Warga Menghadapi Dampak La Nina
“Kami berharap Gerakan ASRI ini benar-benar mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pedagang dan pengunjung pasar, untuk menjaga kebersihan lingkungan,” kata Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, Kamis (19/2/2026).
Peringatan ini disampaikan mengingat kondisi pasar yang padat aktivitas berpotensi menimbulkan masalah kesehatan jika kebersihan tidak terjaga.
DPRD menilai lingkungan pasar yang kotor dapat menjadi sumber penyakit bagi masyarakat.
“Pasar yang bersih bukan hanya enak dipandang, tetapi juga memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat,” ujarnya.
Karena itu, upaya menjaga kebersihan dinilai harus menjadi perhatian serius seluruh pihak.
Tidak hanya pemerintah, tetapi juga pedagang dan pengunjung memiliki tanggung jawab yang sama.
“Konsistensi sangat penting. Ini harus menjadi budaya bersama, bukan hanya kegiatan sesaat,” ucap Hap.
DPRD juga menekankan bahwa kebersihan pasar berpengaruh terhadap kualitas aktivitas ekonomi masyarakat.
Lingkungan yang sehat akan mendukung kenyamanan dalam bertransaksi dan meningkatkan kepercayaan pengunjung.
“Kalau pasar bersih, masyarakat juga lebih nyaman berbelanja,” katanya.
DPRD berharap kesadaran bersama dapat terus ditingkatkan agar kondisi pasar tetap terjaga setiap hari.
“Kami ingin pasar di Palangka Raya benar-benar bersih, sehat, dan aman bagi semua,” pungkasnya.(SUR/OR1)