PENJUALAN ALL NEW XENIA MELONJAK : Tampak konsumen sedang mendapat penjelasan fitur mobil Xenia yang diminati. Naiknya harga tambang dan hasil perkebunan sawit di Kalimantan membawa berkah pada penjualan Xenia baru (dok. Ist)
JAKARTA – Tingginya harga komoditas pertambangan dan perkebunan ikut mendongkrak penjualan otomotif, terutama mobil All New Xenia di wilayah Kalimantan.
Baca juga: Penjualan Terios Terus Meningkat di Tengah Kompetisi Ketat
Penjualan Daihatsu Xenia di Kalimantan tahun lalu rata-rata terjual 120 unit per bulan. Kini, penjualan sudah di atas 200 unit per bulan. Akhir tahun lalu, market share Xenia di Kalimantan sebesar 8 persen. Ternyata, pada akhir Februari 2022, market share All New Xenia sudah melonjak menjadi 14,93 persen.
Harga komoditas mendongkrak pendapatan per kapita di sejumlah wilayah penghasil komoditas tambang dan perkebunan di Kalimantan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produk domestik regional bruto atau PDRB per kapita atas Dasar Harga Konstan 2010 di Kalimantan Barat pada tahun 2020 sebesar Rp 24,95 juta, sedangkan tahun 2021 sebesar Rp 25,8 juta.
Lalu, Kalimantan Tengah pada tahun 2020 sebesar Rp 37,14 juta dan tahun 2021 naik menjadi Rp 37,85 juta. Kemudian di Kalimantan Selatan pada tahun 2020 sebesar Rp 32,21 juta, dan tahun 2021 naik menjadi Rp 32,84 juta. Lalu, Kalimantan Timur pada tahun 2020 sebesar Rp 25,8 juta menjadi Rp 27,17 juta di tahun 2021. Sedangkan Kalimantan Utara dari Rp 86,82 juta di tahun 2020 menjadi Rp 88,51 juta di tahun 2021.
All New Xenia menjadi pilihan konsumen karena selain cocok dengan medan di Kalimantan, keunggulannya selama belasan tahun sudah terbukti. Sejak akhir tahun lalu, Xenia hadir dengan model baru dengan desain menarik dilengkapi banyak fitur canggih yang mengusung kenyamanan penumpang.
Kepala Wilayah PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Kalimantan Ronald Limanauw mengakui, peningkatan penjualan Daihatsu All New Xenia dipengaruhi tingginya harga komoditas tambang dan perkebunan.
Ronald menjelaskan, harga batu bara sejak 2020 hingga saat ini sudah naik hampir tiga kali lipat. Harga komoditas perkebunan seperti kelapa sawit dan karet juga sangat bagus. Kondisi itu mendorong meningkatnya perekonomian di Kalimantan.
Ronald memperkirakan, hingga akhir tahun 2022 pihaknya bisa melampaui target market share untuk All New Xenia sebesar 16,3 persen. Apalagi, pada Maret 2022, market share All New Xenia di Kalimantan sudah tembus 16 persen.
Menurut Ronald, hadirnya wajah baru All New Xenia juga menjadi magnet bagi masyarakat Kalimantan yang senang dengan jenis kendaraan MPV. Apalagi, All New Xenia dibalut fitur-fitur canggih yang mengusung kenyamanan. “Ini yang menjadi nilai tambah, selain durability Xenia yang sudah terbukti belasan tahun,” tambah dia.
Sementara itu, mengenai keunggulan dari sisi konsumsi BBM, menurut Ronald itu sudah jadi pertimbangan saat konsumen membeli kendaraan. Dengan melonjaknya harga BBM saat ini, diyakini akan semakin menguatkan konsumen untuk memilih mobil yang hemat.
Berdasarkan catatan, efisiensi Daihatsu All New Xenia pernah diuji di pabrik Astra Daihatsu Motor dibandingkan dua produk kompetitor di kelasnya. Konsumsi BBM All New Xenia terbaru lebih unggul.
Konsumsi BBM mobil Daihatsu All New Xenia varian 1.3L CVT mampu memperoleh 29,9 kilometer per liter (km/l), sementara untuk varian 1.5L CVT mencatat angka 29,9 km/l. Dua hasil itu menggunakan metode tes NEDC (New European Driving Cycle) di test course milik PT ADM dengan kecepatan konstan 60 km/jam.
Sementara kedua produk kompetitor terdekat kesulitan mengikuti kehematan konsumsi BBM Daihatsu All New Xenia saat dites dengan parameter dan kondisi serupa.
Animo konsumen memilih All New Xenia juga karena modelnya yang menarik. Seperti yang dikatakan Dwi Erga, warga Balikpapan, Kalimantan Timur. Menurut Dwi Erga, ia memilih All New Xenia karena modelnya lebih menarik dari model sebelumnya. “Kapasitas penumpang yang besar ditambah dengan kabin yang lebih lega,” ujar Dwi.
Saat ini, harga All New Xenia di wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur untuk varian paling bawah yakni All New Xenia X MT senilai Rp 241,1 juta. Sedangkan harga paling mahal All New Xenia 1.5 R CVT ASA SC senilai Rp 298,9 juta.
Sementara itu, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso menjelaskan, All New Xenia hadir ke publik pada 11 November 2021 saat pameran GIIAS 2021 di ICE – BSD, Tangerang, Banten
Sejak awal diluncurkan hingga hadirnya model terbaru itu, Xenia telah terjual lebih dari 683.000 unit di Indonesia. All New Xenia terbaru yang merupakan generasi ketiga itu menerapkan platform berbasis DNGA (Daihatsu New Global Architecture), yakni platform terbaru Daihatsu yang dikembangkan dengan konsep: kualitas tinggi dengan harga terjangkau, teknologi terkini, serta memperhatikan hingga ke detail terkecil seperti ukuran, berat, harga, dan waktu, untuk menghasilkan kendaraan yang lebih efisien.
All New Xenia juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan canggih seperti ABS (Antilock Brake System) dan EBD (Electronic Brakeforce Distribution), HSA (Hill Start Assist), VSC (Vehicle Stability Control), ESS (Emergency Stop Signal), dan Dual Airbag.
Instrumen panel didesain untuk memberikan keleluasaan jarak pandang dalam berkendara, dan dilengkapi dengan tampilan head unit bertipe floating yang modern.
Menurut Hendrayadi, dengan berbagai fitur baru tersebut, ia optimistis, All New Xenia ini mampu meraup penjualan di kisaran 2.000-2.500 unit per bulannya.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari hingga Februari 2022, penjualan Daihatsu All New Xenia mencapai 3.688 unit atau memberikan kontribusi 12 persen dari total penjualan ritel Daihatsu yang mencapai 30.628 unit.