Faridawaty Darland Atjeh (baju hijau) saat berada di Pusat Rehabilitasi Disabilitas kota Küçükçekmece, Istambul Turki
kontenkalteng.com , Istanbul - Dalam semangat kontribusi 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Turki, sebuah momen bersejarah terukir melalui kegiatan kemanusiaan bertajuk “A Voice Beyond Limits” yang digelar di Istanbul, Turki, Jumat (11/7/2025).
Baca juga: Pemprov dan DPRD Kalteng Lakukan Penandatangan 3 Nota Kesepakatan
Kegiatan ini terlahir dari komitmen kemanusiaan oleh Ibu Faridawaty Darland Atjeh, Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus Ketua Kaukus Parlemen Perempuan Kalimantan Tengah. Ini merupakan wujud dedikasi beliau dalam memperjuangkan kesetaraan, inklusi sosial serta membangun diplomasi yang lebih manusiawi.
Bertempat di pusat rehabilitasi di bawah naungan Pemerintah Kota Küçükçekmece, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan lintas negara yang menyatukan empati dan solidaritas kemanusiaan, khususnya bagi anak-anak penyandang disabilitas.
Dalam sambutannya, Ibu Faridawaty menyampaikan harapannya agar dunia tidak lagi memandang disabilitas sebagai kekurangan, melainkan sebagai bagian dari keberagaman manusia yang harus dihargai dan diberi kesempatan yang sama.
“Kita semua sama. Anak-anak ini bukan untuk dikasihani, tapi untuk dihargai, dirangkul dan diberi ruang untuk bermimpi,” ungkap beliau penuh haru.
Tak hanya itu, Ibu Faridawaty juga menyoroti pentingnya kolaborasi jangka panjang dalam mendukung kelompok rentan di mana pun berada.
“Anak-anak ini bukan hanya milik keluarga mereka. Mereka adalah bagian dari tanggung jawab kemanusiaan kita semua. Termasuk saya sebagai seorang ibu, sebagai wakil rakyat dan sebagai manusia.”
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Küçükçekmece, Bapak Kemal Çebi, serta anggota parlemen dan aktivis disabilitas Turki, Mr. Avukat Serkan Bayram, yang keduanya hadir mengenakan batik Indonesia. Pilihan mengenakan batik bukan hanya bersifat simbolik, melainkan merupakan bagian dari soft diplomacy yang mencerminkan penerimaan budaya, rasa hormat dan komitmen kuat dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–Turki melalui bahasa budaya dan kemanusiaan.
Turut hadir pula perwakilan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul), sebagai wujud kehadiran negara dalam memperkuat hubungan bilateral serta masyarakat Indonesia dan pelajar Indonesia di Istanbul yang berperan aktif dalam membantu pelaksanaan acara serta berinteraksi langsung dengan anak-anak penyandang disabilitas.(OR2)