Berburu ‘Cuan’ dengan Menekuni Budidaya Madu Kelulut

Benny nampak memperlihatkan hasil budidaya madu kelulut miliknya (dok kontenkalteng.com)

Sebuah wadah berbentuk persegi empat berukuran sekitar 30 cm x30 cm dengan tinggi sekitar 15 cm yang terbuat dari bahan kayu dan dilindungi oleh plastic transparan itu itu nampak hitam pekat diantara rimbu tanaman buah seperti jambu, mangga, murbei dan lainnya.

Baca juga: Menikmati Madu Kelulut Penuh Khasiat Produksi Borneo Trigona

Didalamnya ribuan lebah berukuran kecil berwarna hitam nampak bergerombol di atas bulatan kecil yang ukurannya lebih kecil dari cangkang telur burung puyuh.

“Didalam cangkang ini ribuan madu menaruh madu mereka yang dikumpulkan dari sari buah-buahan disekitar rumah,” ujar Benhard Setiawan, salah seorang yang melakukan budidaya madu kelulut, di kediamannya di bilangan Jalan Raden Saleh, Palangka Raya, Kalteng, Sabtu (9/4/2022).

Benny, nama panggilan Benhard Setiawan, mengaku, mendapatkan ilmu untuk menjadi pembudidaya madu kelulut berasal dari sang mertua yang kebetulan berasal dari Kabupaten Barito Selatan, salah satu daerah penghasil madu di Kalteng.

“Kebetulan mertua mempunyai keahlian untuk membudidayakan madu kelulut dan jadi saya diajari dan kebetulan mengerjakannya tidak mengganggu pekerjaan saya,”ujar pria yang berprofesi sebagai karyawan perkebunan kelapa sawit itu.

Untuk diketahui, Madu kelulut adalah salah satu jenis produk lebah yang mungkin cukup jarang terdengar. Madu yang memiliki nama lain stingless bee honey  atau madu meliponin ini berasal dari lebah Trigona itama dan Trigona thoracica.

Tapi kalau kita membandingkan Jika dibandingkan dengan madu biasa, madu kelulut memiliki beberapa keunggulan. Salah satu keunggulan tersebut adalah memiliki kadar air yang lebih tinggi.

Dikatakan Benny, untuk membudidayakan madu kelulut ini yang utama adalah  disekitar tempat budidaya terdapat banyak tumbuhan seperti buah-buahan ataupun bunga-bunga .

Ini karena madu mengambil makanan dari situ dan kemudian mengumpulkannya di dalam cangkang yang sudah disediakan di dalam kotak tadi, tuturnya.

Saat ini dia mempunyai tempat budidaya madu kelulut sebanyak 12 tempat lebah. Namun dari jumlah itu yang beroperasi sebanyak 11 tempat karena yang satu tempat lebahnya tak mau menghasilkan madu.

Ilustrasi madu kelulut (laman kemenparekraf RI)

Untuk panen kata dia, dilakukan setiap dua pekan sekali dan memanennya dengan cara mengambil dari cangkangnya menggunakan pipet. Dan dari 11 tempat itu dihasilkan madu sebanyak 5 liter dengan harga jual per 250 mililiter (Ml) Rp 100 ribu.

“Hasilnya lumayanlah untuk bantu-bantu menambah pemasukan istri dirumah,” ujarnya tersenyum.

 

Berikut manfaat madu kelulut bagi kesehatan tubuh seperti dilansir dari  beberapa sumber:

1. Maik untuk Penyembuhan Luka

2.  Membantu mencegah infeksi

3. Mengatasi peradangan  

4. Mencegah penyakit kronis

5.  Menurunkan resiko kanker

6. Menurunkan berat badan

7.  Memperkuat sistem imun

8. Berpotensi menjaga kesehatan otak

9. Baik untuk penyandang diabetes.

10. Menurunkan kolesterol

11.  Menurunkan resiko penyakit jantung. (OR2)