Legislator Ini Sebut Budaya mampu Perkuat Karakter Generasi Muda

FOTO: Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro.

kontenkalteng.com , Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro mengatakan, berbagai kegiatan budaya mampu memperkuat karakter generasi muda di daerah ini.

Baca juga: Perkuat Kesatuan Bangsa, Generasi Muda Diminta Terapkan Empat Pilar

"Kami mengapresiasi kegiatan Lomba Cerdas Cermat Seni dan Budaya yang diusung oleh pemerintah daerah beberapa waktu lalu. Ini sangat berguna untuk generasi muda kita," katanya, Senin (3/11/2025).

Dia mengungkapkan, program pemerintah ini sangat penting untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya daerahnya. Hal seperti ini diperlukan saat arus globalisasi yang semakin kuat.

Jati menegaskan, penguatan karakter generasi muda melalui seni dan budaya menjadi kebutuhan yang paling diperlukan dalam kondisi dunia yang serba digital dan modern seperti sekarang ini.

"Kemajuan itu tidak bisa dihindari dan memang kita harus mengikutinya. Namun memang soal budaya daerah jangan sampai hilang karena menjadi warisan," ucapnya.

Disatu sisi, Jati juga menyoroti pentingnya peran lembaga pendidikan untuk memperkuat pemahaman budaya sejak dini. Tentunya peran guru dan tenaga pendidik sangat diperlukan dalam mengintegrasikan pendidikan budaya ke dalam proses pembelajaran.

Terkait upaya penguatan karakter ini, DPRD tentunya siap mendukung berbagai kebijakan pemerintah daerah sepanjang program yang dibuat  menghasilkan dampak nyata bagi generasi muda.

"Saya inginkan generasi muda menjadi cerdas secara intelektual, berkarakter, dan memiliki identitas yang kuat dengan memahami budaya daerah," ujarnya.

Selain itu, Jati juga mengajak seluruh pihak, termasuk komunitas seni, tokoh masyarakat, dan pelaku budaya untuk turut serta menjaga serta mengembangkan potensi budaya lokal.

Menurutnya, keberhasilan pelestarian budaya tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu.

“Jika anak muda sudah mencintai budayanya sendiri, maka mereka tidak akan mudah tergerus oleh pengaruh luar yang bisa mengikis nilai-nilai moral dan karakter bangsa,” pungkasnya.(SUR/OR1)