Dermaga Barang Sampit Direlokasi ke Bagendang, Paling Lambat Tahun 2027

Bupati Kotim Halikinnor (mengenakan topi) saat kegiatan di luar

kontenkalteng.com , Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berencana memindahkan dermaga barang dari Pelabuhan Sampit ke Bagendang.  Langkah ini diambil untuk mengurangi kerusakan jalan akibat lalu lintas angkutan berat di dalam kota.

Baca juga: Penyebab Kerusakan Jalan Dalam Kota Disebabkan Truk Yang Melintas Melebihi 8 Ton

"Kemarin saya berbicara dengan KSOP kelas III Sampit, paling lambat 2027 dermaga barang harus pindah ke Bagendang, bahkan kalau bisa tahun depan sudah mulai," tegas Bupati Kotim Halikinnor, Sabtu, (10/5/2025).

Ia menginstruksikan Dinas Perhubungan Kotim untuk segera menindaklanjuti rencana relokasi ini sebagai upaya penataan kota dan infrastruktur jalan. Keberadaan dermaga barang di pusat kota dinilai menyebabkan kerusakan jalan karena intensitas lalu lintas truk yang tinggi.

"Keberadaan Dermaga barang di pusat kota berdampak pada kerusakan Jalan akibat intensitas lalu lintas truk dan Angkutan berat yang tinggi. Sementara jalan dalam kota hanya mampu menampung beban hingga batas tertentu," jelas Halikinnor.

Pemindahan dermaga barang dianggap sebagai solusi jangka panjang untuk menjaga ketahanan jalan di kota Sampit.  Halikinnor juga menyebutkan telah mendapat dukungan dari Komisi V DPR RI dan Kementerian Perhubungan terkait rencana ini.

"Kita juga mendapat dukungan dari Komisi V DPRI dan Kementerian Perhubungan terkait pemindahan dermaga barang itu," tambahnya.

Pemerintah Daerah Kotim memberikan batas waktu kepada PT. Pelindo untuk menyiapkan pemindahan dermaga barang tersebut.

"Saya kasih waktu sampai tahun 2026, paling lambat 2027. Jadi nanti Pelabuhan Sampit itu hanya untuk penumpang," pungkas Halikinnor. (Devy/OR2)