Ilustrasi (pixabay)
Pemerintah menyarankan agar jemaah haji indonesia tetap menggunakan masker dengan baik dan secara berkala diganti minimal 6-8 jam atau jika dirasa sudah kotor.
Baca juga: Calon Jemaah Haji Palangka Raya Diberangkatkan 16-17 Juni 2022
“Gunakan masker dengan baik dan benar, masker harus menutupi pangkal hidung dan seluruh mulut. Serta jika terkena cairan, segera diganti karena membran masker bisa tidak berfungsi dengan baik lagi,” tim dokter PPIH Arab Saudi, dr. Andi Yanti, Sp.P
Jika jemaah haji tidak menggunakan masker dengan baik dan benar, maka bakteri, khususnya virus penyebab Covid-19 (SARS Cov-2) dapat lolos masuk ke saluran pernapasan bisa mengakibatkan jamaah bisa terpapar Covid-19, kata Andi Yanti yang dokter spesialis paru itu melansir laman resmi Kemenkes.
Selain itu Andi menyarankan jemaah agar selalu mencuci tangan dengan sabun atau membawa hand sanitiser di dalam tas. Apabila sudah menyentuh barang di tempat umum, maka tangan harus segera dibersihkan.
“Cuci tangan sebelum tangan menyentuh hidung atau area mulut yang bisa jadi sarana untuk virus masuk kedalam saluran pernapasan dan menimbulkan infeksi COVID-19,” katanya.
Dia juga menyarankan agar jamaah sering berwudhu selama melaksanakan ibadah haji. Karena kata dia, berwudhu sebenarnya merupakan teknik pembersihan diri yang paling optimal. (OR2)