Ayo, Coba Sensasi Kopi Robusta’ Mamam-ken’: Perpaduan Kopi dan Buah Mesisin Asal Kalteng.

Paujiah owner dari Usaha Mina

Pernah dengar buah mesisin? Ya, itu salah satu buah hutan belantara Kalteng yang bentuknya bulat sedikit lonjong menyerupai kersen dan berwarna coklat kehitaman. Tapi jangan salah, bila sudah masak, buah ini rasanya manis dan gurih. Buah jenis ini banyak tumbuh dibelantara hutan Kalteng dan menjadi buah yang banyak digemari warga.

Baca juga: Kisah Pemuda Palangka Raya Yang Sukses Jadi Juragan Kopi Bubuk di Malang

Ternyata tak hanya enak untuk dimakan layaknya buah, mesisin juga bisa di mix dengan kopi robusta dan ternyata menghasilan  sensasi rasa yang cetar membahana lho guys!

Paujiah owner dari Usaha Mina menceriatakan, dia memulai usaha ini berawal dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Tahun 2016 lalu di Desa Petuk Bukit, Kota Palangka Raya hingga akhirnya munculah ide untuk membuat sebuah usaha.

“Saya  melihat adanya peluang dari tumbuhan masisin yang tumbuh subur di sana. Hingga mulai dilakukan pengenalan pemanfaatan pada tumbuhan itu dan sampai pada tahun 2017 akhirnya bekerjasama dengan masyarakat desa Petuk Bukit untuk mengolah kopi berpadu dengan buah masisin.

“ Usaha kopi ’Mamam-ken’ sudah berjalan selama kurang lebih 3 tahun atau aktif penjualan 2 tahun,’ujarnya.

Dikatakan Paujiah,  tujuan dari Usaha Mina yang memiliki produk kopi dengan nama “Mamam-ken” ini adalah untuk memaksimalkan potensi alam daerah Kalimantan Tengah menjadi usaha yang berkelanjutan, sehingga dapat menjadi bagian dari salah satu penopang ekonomi, pungkas Paujiah.

Usaha Mina memproduksi Kopi robusta campur  buah Masisin (tumbuhan khas Kalteng) yang memiliki ciri khas tersendiri. Bahan baku kopi adalah biji kopi robusta dan buah masisin mentah, biji kopi dipasok dari petani di desa Pangkoh. 

Dalam mengelola usaha ini tantangan yang harus dihadapi yaitu pengadaan biji kopi. Hal ini dikarenakan ada keterbatasan pasokan bahan dari petani dan harga biji kopi yang tidak stabil. 

Selain itu Usaha Mina juga bekerjasama dengan masyarakat Desa Petuk Bukit untuk ketersediaan bahan baku buah masisin mentah, karena tanaman masisin sangat bergantung pada musim (iklim). 

Dia juga menyebutkan menjadi bagian dari Klinik Bisnis, banyaknya pelatihan yang diberikan selama ini telah membuka wawasan saya serta membantu saya kembali membenahi usaha saya. 

“Serta dengan adanya bantuan dana, kedepannya akan sangat membantu untuk memperluas marketing kami. Serta harapan kami kepada Klinik Bisnis, semoga selalu konsisten untuk membina dan mendukung maju para UMKM khususnya yang ada di daerah Kalimantan Tengah.” tuturnya.

Usaha Mina juga berharap kepada pemerintah agar lebih mendukung dan mendorong perusahaan-perusahaan besar untuk dapat berkolaborasi bersama UMKM dalam berbagai bidang. Diantaranya dalam pasokan bahan baku, produksi, pemasaran hingga ekspor.

Anda berminat untuk mencoba sensasinya?  Bisa datang langsung ke Usaha Mina beralamat di Jalan G. Obos XVIII nomor 4, Kelurahan Pahandut. Pemesanan juga dapat dilakukan dengan menghubungi nomor pemesanan (WhatsApp) 087867435596. (Redaksi)