2 Korban Tabrakan Tongkang BBM dan Klotok di DAS Barito Ditemukan Tewas, 1 Masih Dicari

Petugas ketika mengevakuasi jasad korban ke daratan, Kamis (10/7/2025).

kontenkalteng.com,Palangka Raya – Setelah lebih dari 48 jam pencarian tanpa henti, tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan dua dari tiga korban tenggelam akibat kecelakaan air tragis di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Barito, Desa Luwe Hulu, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Baca juga: Klotok Muatan 1,5 Ton Udang Tenggelam di Muara Laut DAS Katingan, 4 Penumpang Selamat

Korban atas nama Suriansyah (62) dan Rustam (49) ditemukan tewas pada Kamis pagi (10/7/2025) sekitar pukul 07.10 WIB, di titik kurang lebih 6,5 kilometer dari lokasi kejadian awal (TKM). 

Keduanya langsung dievakuasi menuju Posko SAR Gabungan untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

“Pagi ini, dua korban telah kita temukan. Satu korban lainnya, atas nama Agus Jaya, masih dalam pencarian,” ungkap A.A Agung Alit Supartana, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Palangka Raya, kepada awak media di lokasi posko.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden bermula saat sebuah taksi air jenis kelotok (Janjulung) mengalami mati mesin di tengah aliran Sungai Barito. Tanpa sempat menghindar, LCT Tongkang bermuatan BBM yang melaju dari arah berlawanan menabrak perahu tersebut. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (8/7/2025) kemarin langsung mengakibatkan tiga penumpang dinyatakan hilang di perairan.

Saat ini SAR Gabungan yang terdiri dari unsur Kantor SAR Palangka Raya, BPBD Barito Utara, Ditpolair Polda Kalteng, Polres Muara Teweh, Polsek Lahei, Babinsa, Dishub, serta warga sekitar, terus menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan alat pendeteksi bawah air.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap korban ketiga masih berlangsung dengan kondisi medan yang cukup menantang. Arus sungai yang deras dan visibilitas rendah menjadi kendala utama proses evakuasi. (OR1)