2022, Perluasan Food Estate Kalteng Capai 20.000 Hektar

Staf ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Herson B. Aden saat menghadiri secara virtual Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan PSN Irigasi dan PSN Food Estate Kalteng TA.2021(dok. Diskominfosantik Kalteng)

Rencana target perluasan atau ekstensifikasi food estate Kalteng  tahun 2022 seluas 20.000 hektar , tersedia SID 16.229 ha dan tahun 2022 dianggarkan untuk SID seluas 20.000 ha.

Hal ini dikatakan Staf ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Herson B. Aden dalam paparannya saat menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Irigasi dan PSN Food Estate Kalteng TA.2021, Rabu (02/02/2022).

Herson B. Aden menyampaikan pelaksanaan ekstensifikasi pada Tahun 2021 seluas 16.643,66 Ha, masih proses persiapan tanam dengan luasan di Kabupaten Kapuas seluas 12.275,96 ha dan di Kabupaten Pulang Pisau seluas 3.874,39, ha. Adapun hambatan yang dihadapi yakni masih tingginya genangan air di lahan, sehingga sebagian belum dilaksanakan penanaman.

Terkait progres pelaksanaan intensifikasi Tahun 2020 - 2021 seluas 14.135 Ha, dengan luasan di Kabupaten Kapuas seluas 13.000 ha, realisasi tanam seluas 13.000, luas panen 13.000 Ha, dengan produksi 44.512 ton GKG (produktivitas 3,50 Ton/ha GKG) dan di Kabupaten Pulang Pisau seluas 1.135 ha, realisasi tanam seluas 1.135 ha luas panen 519 Ha (616 ha belum tanam/panen), dengan produksi 2.126 ton GKG (produktivitas 4,09 ton/ha GKG).

Adapun hambatan yang dihadapi yakni terbatasnya Sumber Daya Manusia di kawasan Food Estate, jelas dia

Sementara itu menurut Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Wahyu Utomo yang memimpin rapat meminta terkait dengan PSN Irigasi, 
pihaknya menyampaikan cukup banyak tanggung jawab yang diemban dari Kementerian PUPR.

“Kami tetap menginginkan proyek-proyek PSN bisa diselesaikan sebelum Tahun 2024. Untuk Proyek irigasi kriteria penyelesaiannya adalah imponding. Ini yang kami harapkan agar supaya proyek-proyek yang jumlahnya cukup banyak yakni ada 9 yang sudah kami catat, 8 diantaranya sudah masuk rekonstruksi dan ini kita upayakan diselesaikan Tahun 2024”, tuturnya.

Wahyu berharap melalui Rapat ini, dapat disusun rencana aksi yang terukur sehingga dapat teridentifikasi permasalahannya agar bias dilakukan kegiatan monitoring sejak awal.

“Dan saya berharap 2 proyek ini yaitu PSN Irigasi dan PSN Food Estate dapat diselesaikan secepatnya sehingga capaian dari berbagai proyek PSN bisa dilaporkan ke Presiden RI.”pungkasnya. (OR1)
Baca juga: Progress Food Estate Kalteng Pada Tahun 2020-2022