Ilustrasi (pexels)
Palangka Raya- Inflasi yang terjadi di Provinsi Kalteng akan terus terjadi dan didominasi oleh komoditas beras.
Baca juga: Peningkatan Inflasi Yang Berulang Menjelang Puasa Dan Lebaran Harus Diantisipasi
Sebab pada bulan Maret-April 2023 akan menghadapi bulan puasa dan Idulfitri, sementara kenaikan harga di bulan Januari sudah terjadi karena adanya tahun baru Imlek.
“Ini yang perlu kita jaga, mengantisipasi tiga bulan ke depan, tetapi ada juga langkah-langkah yang harus kita ambil,”kata Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, usai Rakor Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, Selasa (24/1/2023).
Wagub Kalteng H. Edy Pratowo hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual (foto:mmc Kalteng)
Contohnya, dalam menghadapi panen di Maret-April, Kalteng harus mempersiapkan penguatan cadangan pangan pemerintah daerah untuk stabilitas harga di daerah, termasuk salah satunya menentukan penetapan harga Pemerintah Daerah.
Kemudian bekerja sama di lapangan baik dengan TNI, POLRI, Satgas Pangan, dalam rangka untuk menjaga stabilisasi harga, paparnya.
“Kita harus tetap melaksanakan gerakan untuk pasar penyeimbang, pasar murah, operasi pasar, terutama menghadapi bulan Ramadan dan Idulfitri. Dengan kerja sama yang baik, InsyaAllah penanganan inflasi di Kalimantan Tengah bisa terjaga,” pungkas Wagub. (sur-OR1)