Sekda Kalteng H. Nuryakin saat mempimpin rapat persiapan operasi pasar murah dan penyeimbang di Sampit (dok. Diskominfosantik Kalteng)
PALANGKA RAYA - Guna mengejar target inflasi di bawah 5 persen, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng akan menggelar operasi pasar murah dan pasar penyeimbang di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur.
Baca juga: Kabupaten Kota Diminta Gelar Pasar Murah dan Tindak Penimbun
Hal ini dikatakan Sekda Kalteng H. Nuryakin saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan operasi pasar murah dan pasar penyeimbang di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur dan sekitarnya, Senin (5/9/2022).
Sekda H. Nuryakin dalam arahannya mendorong kerja sama Pemprov Kalteng dan Pemerintah Daerah untuk mengendalikan inflasi di Kalteng.
“Nilai kita di nasional sudah masuk tiga besar. Inflasi kita 6,9 persen. Fokus triwulan keempat ini disumbang dari dua sampel yakni Kotawaringin Timur dan Palangka Raya. Keinginan kita pada saat rilis bulan depan, paling tidak sesuai keinginan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian berada di lima ke bawah”, kata Sekda H. Nuryakin.
H. Nuryakin mengungkapkan jajaran Pemprov Kalteng akan turun ke Kabupaten Kotawaringin Timur untuk mengetahui langsung faktor pemicu kenaikan inflasi.
Sebagai upaya mengatasi inflasi, Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di kabupaten dan kota salah satunya di Kota Sampit.
Hadir secara virtual, Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur Bahalap E Agam dalam paparannya menyampaikan pasar penyeimbang di Kotawaringin Timur akan ditempatkan di Kota.
“Pasar penyeimbang akan kita tempatkan di taman kota persisnya tengah kota supaya nanti konsumen bisa datang ke pasar murah ketimbang dia datang ke pasar Baamang Ketapang dengan harapan pasar Baamang Ketapang bisa mengikuti, paling tidak seluruh harga tidak jauh dari pasar murah yang kita selenggarakan”, imbuhnya.(OR1)