Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo saat panen padi Inpari Nutri Zinc di kawasan Food Estate yang berada di Rey 28 Belanti Siam, Kabupaten Pulang Pisau (Foto Diskominfosantik Kalteng)
PULANG PISAU - Salah satu dampak positif program Food Estate di Kalteng menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020-2024 adalah dibangunnya sejumlah infrastruktur desa diwilayah tersebut.
Baca juga: Berdayakan Petani Lokal dan BUMDes Jadi Kunci Keberhasilan Food Estate Kalteng
“Program Food Estate di Kalteng mempunyai banyak dampak positif seperti pembangunan infrastruktur, lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi,” kata Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat panen padi Inpari Nutri Zinc di kawasan Food Estate yang berada di Rey 28 Belanti Siam, Kabupaten Pulang Pisau, Minggu (26/9/2021).
Di Belanti ini kata dia, menjadi salah satu desa yang dilaksanakan program PSN yakni food estate. Dan dampak dari program food estate yakni infrastruktur terbangun dengan baik, dulunya jaringan irigasi sejak Tahun 1982, 1983 tidak tersentuh, sekarang sudah mulai diperbaiki.
“Tak hanya itu, infrastruktur jalan juga kita bangun dengan anggaran daerah sekarang sudah didukung dengan APBN. Selain itu, banyak dampak positif untuk masyarakat Kalteng yakni lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi”, kata Edy.
Untuk diketahui, Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Pertanian telah mempercayakan Provinsi Kalteng melaksanakan program pengembangan food estate sebagai daerah yang diharapkan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa.
Kawasan lokasi lumbung pangan tersebut berada di Kabupaten Pulang Pisau di lahan seluas 10 ribu Ha dan Kabupaten Kapuas di lahan 20 ribu Ha.
“Bapak Pak Gubernur (Sugianto Sabran) menginginkan sesuai visi misi Gubernur dan Wagub, Kalteng memiliki karakter tersendiri di setiap daerah,’ujarnya.
Karena itu bukan hanya padi yang dikembangkan di Food Estate, di daerah lain juga dikembangkan beberapa komoditas lainnya. Di Kabupaten Sukamara tepatnya di Desa Sei Raja, Kecamatan Jelai saat ini sedang dikembangkan shrimp estate atau udang vaname. Selain itu, di Kabupaten Gunung Mas sedang digalakan penanaman singkong
Dibagian lain Wagub menyebutkan, PSN ini untuk ketahan pangan, karenanya program ini ini didukung secara penuh karena bagaimanapun juga ini merupakan program nasional yang dipercayakan oleh Bapak Presiden dari Kalteng .
“Karena itu saya mengajak mengajak Kepala Daerah bersama seluruh stakeholder untuk bersama-sama mensukseskan Program Food Estate di Kalteng,’pungkas Edy Pratowo.
Dalam kunjungan ini Wagub didampingi istri Hj. Nunu Andriani Edy Pratowo, Forkopimda Provinsi Kalteng dan Pj. Sekda Kalteng H. Nuryakin.(Redaksi)