Bupati Kotim Halikinnor didampingi wakilnya Irawati saat dikonfirmasi awak media
Kontenkalteng - SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyebutkan capaian ekonomi di wilayahnya meningkat meski diakui ada beberapa indikator yang mengalami penurunan seperti laju pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: OPINI : Menghadapi Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Tengah
"Di dalam penyusunan rancangan KUA dan PPAS tahun 2025, pemerintah daerah juga menjabarkan perkiraan perekonomian daerah tahun 2025, " katanya, Kamis 18 Juli 2024.
Disampaikan, untuk mengetahui kondisi perekonomian daerah saat ini, maka harus mengetahui capaian kinerja ekonomi Pemkan Kotim selama dua tahun terakhir yaitu 2022-2023.
Dipaparkan, laju pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan yang cukup tajam yaitu sebesar 7,41 persen pada tahun 2022 turun menjadi 1,81 persen pada tahun 2023.
"Laju pertumbuhan di tahun itu memang turun , namun untuk tahun 2024 dan selanjutnya kita upayakan meningkat, " ucapnya.
Lanjutnya, tingkat inflasi cukup terkendali yang ditunjukkan dengan penurunan yang cukup signifikan yaitu sebesar 5,99 persen pada tahun 2012 dan 2,56 persen pada tahun 2023.
Pendapatan perkapita atas dasar harga berlaku mengalami kenaikan dari Rp. 76,09 juta pada tahun 2022 menjadi Rp. 78,81 juta pada tahun 2023.
Kemudian, angka kemiskinan cenderung masih bisa ditekan dari 5,95 persen pada tahun 2022 menjadi 5,69 persen pada tahun 2023. Sedangkan untuk tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan dari 5,00 persen pada tahun 2022 menjadi 4,77 persen pada tahun 2023.
"Indeks pembangunan manusia (IPM) cenderung lebih baik yaitu 71,67 pada tahun 2022 menjadi 73,99 pada tahun 2023," lanjutnya.
Ditambahkan, meski ada beberapa indikator ekonomi yang mengalami penurunan, namun ada juga beberapa indikator ekonomi yang yang mengalami kenaikan. "Saya berharap semoga kinerja ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2025 akan menjadi lebih baik," harapnya. (Sur/OR1)