DPRD Palangka Raya dorong pemerintah perkuat pengembangan IKM

Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu.

kontenkalteng.com, Palangka Raya - Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Hap Baperdu mendorong pemerintah kota untuk memperkuat pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM), sehingga mampu meningkatkan daya saing serta memperkuat perekonomian masyarakat.

Baca juga: Perkuat Pengembangan IKM, Perlu Adanya Dukungan Pemerintah 

“Kami menyambut baik komitmen Pemko. IKM adalah tulang punggung ekonomi kerakyatan, sehingga kebijakan yang berpihak kepada pelaku usaha kecil harus terus diperkuat,” katanya, Rabu (3/9).

Untuk itu ia menekankan langkah pemerintah dalam memberikan pendampingan, fasilitasi permodalan, dan promosi produk harus lebih diperkuat.

Namun dalam pelaksanaanya ia menilai, peran pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Perlu adanya dukungan dunia usaha, perbankan, akademisi hingga masyarakat juga sangat penting agar pelaku IKM mampu berkembang dan mandiri.

“Kolaborasi adalah kunci. DPRD tentu siap mendorong sinergi itu melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan,” ucapnya.

Selain itu, Hap Baperdu juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku IKM, melalui pelatihan keterampilan, manajemen usaha, hingga pemanfaatan teknologi digital menjadi hal yang harus diperhatikan agar produk IKM tidak hanya mampu memenuhi pasar lokal, tetapi juga dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Pemerintah, kata Hap, bisa memfasilitasi pelaku IKM untuk mengikuti pameran, bazar, maupun platform penjualan daring, sehingga produk lokal semakin dikenal luas dan memiliki nilai tambah yang lebih besar.

“Jika IKM di Palangka Raya berkembang pesat, maka dampaknya bukan hanya pada peningkatan pendapatan pelaku usaha, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara menyeluruh,” ucapnya.

Hap juga mengingatkan agar pelaku IKM terus meningkatkan kualitas dan inovasi produk mereka.

Pemanfaatan teknologi digital, harus menjadi perhatian agar produk lokal tidak hanya bersaing di pasar daerah, tetapi juga menembus pasar nasional hingga internasional.

“Kami berharap semangat ini tidak hanya berhenti di sosialisasi, tapi benar-benar terwujud dalam program nyata di lapangan. Jika IKM maju, maka kesejahteraan masyarakat juga akan ikut meningkat,” pungkasnya.(Sur/OR1)