Ilustrasi pengawasan di bandara (foto: Angkasa Pura 1)
Ternyata 2 penumpang pesawat yang kedapatan positif Covid-19 di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya (Senin,7/2/2022) lalu adalah penumpang dari penerbangan dari Jakarta dan Surabaya. Satu orang penerbangan siang dan satu lainnya penerbangan sore.
Baca juga: Update 8 Febuari : Tambah Parah ! 2 Pasien Covid-19 di Kalteng Meninggal Dunia.
“Mereka adalah penumpang pesawat yang berasal dari Jakarta dan Surabaya,” ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Kalteng Yulindra Dedi, (Selasa, 8/2/2022).
Untuk langkah antisipasi, juga semakin meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kalteng, Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng melakukan pengetatan tiga bandara yang merupakan pintu masuk ke Kalteng.
Ke-3 bandara itu adalah Tjilik Riwut (Palangka Raya), Bandara Iskandar di Pangkalan Bun (Kabupaten Kotawaringin Barat) dan Bandara H. Asan, di Sampit (Kabupaten Kotawaringin Timur).
“Iya (dilakukan pengetatan) mulai Senin (7/2/2022). Posko bersama sudah aktif 3 tiga bandara. Untuk jangka waktu pelaksanaanya nantinya akan kita evaluasi secara bersama dengan melihat kondisi dilapangan,” Dedi yang juga anggota Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng itu.
ilustrasi pengawasan di bandara (foto: Angkasa Pura 1)
Pengetatan ini kata dia dilakukan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Nomor 443.1/07/Satgas Covid 19 tanggal 4 Februari 2022 tentang Peningkatan Penanganan Covid 19 di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam SE itu berisi antara lain yakni meningkatkan deteksi Covid-19 untuk pelaku perjalanan dari Pulau Jawa dengan cara melakukan tes acak di pintu-pintu kedatangan seperti di bandara, pelabuhan, terminal, pos perbatasan). Selain itu juga bupati diminta untuk mengintensifkan pelaksanaan operasi yustisi penegakan hukum dan pendisiplinan protokol kesehatan.
Berikut data akumulasi perkembangan covid-19 Kalteng, Selasa (8/2/2022) pukul 16.00 WIB yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng :
1. Kasus positif bertambah jadi 93 kasus dan total 47.095 orang
2. Jumlah pasien sembuh bertambah 5 orang dan total 45.176 orang
3. Meninggal dunia 2 orang dan total 1.594 orang. (OR2)