Jalan Trans Kalimantan Bukit Rawi Kabupaten Pulang Pisau sudah bisa dilewati (dok . Humas Polda Kalteng)
Ruas jalan Trans Kalimantan di Kalteng yang terendam banjir akibat luapan Sungai Kahayan dengan ketinggian air 1-1,5 meter, saat ini kondisinya mulai surut dan mulai kembali bisa dilewati kendaraan.
Baca juga: Banjir Rendam 2 Kecamatan di Kabupaten Kapuas Mulai Surut
Kedua jalan nasional yang tergenang banjir itu itu yakni ruas Jalan Trans Kalimantan yang menghubungkan Palangka Raya dengan 5 kabupaten di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito Kalteng. Kemudian ruas Jalan Trans Kalimantan yang menghubungkan Palangka Raya dengan Banjarmasin, Kalsel.
Informasi mulai turunnya debit banjir di kedua ruas jalan nasional ini ungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Kalteng, Komisaris Besar Kismanto Eko Saputro dalam keterangan tertulis, Senin (22/11/2021).
Banjir di jalan Trans Kalimantan Desa Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau Mulai Surut (dok Humas Polda Kalteng)
“Banjir yang merendam ke-2 ruas Jalan tersebut sejak Minggu (14/11/2021) hingga saat ini debit air mulai mengalami penurunan debit air,”ujarnya.
Meskipun alami penurunan, kata dia, polisi tetap menghimbau kepada pengendara roda dua yang akan melintasi daerah banjir agar tetap berhati - hati dan waspada.
Untuk diketahui, banjir yang terjadi di ruas Jalan Trans Kalimantan di Desa Bukit Rawi Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau sudah terjadi sejak dua pekan lalu dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.
Padahal jalur ini adalah penghubung utama Palangka Raya dengan 5 kabupaten di Kalteng yakni Gunung Mas, Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara dan Murung Raya.
Kemudan banjir juga melanda Jalan Trans Kalimantan yang menghubungkan Palangka Raya dengan Banjarmasin, Kalsel. Banjir selama sepekan dengan ketinggian air mencapai 1 meter itu di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng.
Jalan Trans Kalimantan ruas Bukit Rawi kabupaten Pulang Pisau sudah bisa dilewati (dok Humas Polda Kalteng)
Dibagian lain Eko juga mengatakan, bahwa saat ini pihaknya tetap turun ke lokasi banjir guna membantu masyarakat dalam mengatur lalulintas.
"Kami tetap upayakan semaksimal mungkin meski banjir mulai surut demi membantu masyarakat," ujarnya.