Rizky Faidan (laman kemenpakraf /Instagram @RizkyFaidan)
Potensi industri gaming dan esport Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Menurut data dari Indonesia Esports Premier League (IESPL), pada 2019 ada 62,1 juta orang yang aktif bermain game di Indonesia. Saat ini Indonesia menduduki peringkat 12 di pasar game dengan jumlah pemain terbanyak.
Baca juga: Puluhan Tim Bersaing Rebut Gelar Juara di Turnamen E- Sport Kadin Cup
Terlebih lagi, sekarang sudah banyak atlet esport Indonesia yang berhasil menorehkan prestasi di luar negeri. Lantas, siapa saja atlet esport Indonesia yang berkiprah di luar negeri?.
Berikut beberapa di antaranya seperti dilansir dari laman resmi kemenparekraf :
1. Rizky Faidan
Dalam dunia game PES (Pro Evolution Soccer), nama Rizky Faidan sudah sangat diakui dunia. Pasalnya, atlet esport berusia 18 tahun ini berhasil lolos ke babak final kejuaraan dunia PES 2019 di Emirates Stadium, Inggris. Serta menjadi juara di ajang PES League Asia 2019 di Jepang.
Kehebatannya dalam bermain game PES ternyata menarik perhatian tim esport Thailand, Buriram United Esport. Tidak lama setelah bergabung, Rizky berhasil menjuarai Toyota E-League, dan membawa timnya menjuarai Thai e-League Pro 2021.
2. Kevin Susanto
Atlet esport Indonesia yang berkiprah di luar negeri selanjutnya adalah Kevin Susanto. Dikenal dengan nama “xccurate”, Kevin Susanto merupakan salah satu atlet esport profesional CS:GO di Indonesia yang keahliannya telah diakui dunia.
Berawal dari hobi membawa remaja kelahiran 1998 ini bergabung dengan tim esport Indonesia, Recca Esport. Banyaknya prestasi yang diraih ternyata menarik perhatian tim esport Tiongkok, TyLoo. Selama bergabung dengan TyLoo, ia berhasil menorehkan berbagai prestasi, di antaranya juara pertama StarLadder & ImbaTV Invantional Chongqing 2018, dan Xinhua Electronic Sports Conference 2018.
Pada 2019 Kevin Susanto pindah ke tim esport lainnya yang juga berada di Tiongkok: Big Time Regal, dan berhasil menjuarai WDNMD Asia Invitational 2020. Belum lama ini Kevin dikonfirmasi bergabung dengan NG Esport asal Thailand.
3. Muhammad Rizky
Muhammad Rizky juga turut meramaikan kategori atlet esport Indonesia yang berkiprah di luar negeri. Pro-player Dota 2 yang dikenal dengan nama InYourDream ini pertama kali bergabung dengan tim The Prime dan membawa timnya menempati posisi 3-4 dalam kompetisi Boston Major 2016: SEA Open Qualifier.
Menjadi salah satu pemain papan atas di Asia Tenggara, Muhammad Rizky berhasil menarik perhatian tim esport luar negeri, seperti Fnatic hingga Tigers. Tak lama setelah itu, dirinya bergabung dengan tim esport asal Korea Selatan, T1.
4. Kenny Deo
Dikenal dengan nama “Xepher”, Kenny Deo menjadi salah satu atlet esport profesional Dota 2 yang kemampuannya diakui hingga mancanegara. Memulai karir esport sejak 2014, gamer berusia 25 tahun ini pernah bergabung dengan tim andalan Indonesia, seperti Zero Latitude, NXL, hingga RRQ.
Kemudian Kenny Deo bergabung dengan tim esport asal Malaysia, Tigers (2018), dan langsung menjuarai DreamLeague Season 10. Setelah Kenny bergabung dengan GeekFam, dan berhasil menjuarai ONE Esports Dota 2 SEA League, Cyber.bet.Cup: Spring Series-SEA, dan membawa timnya lolos ajang ESL One Los Angeles.
5. Hansel Ferdinand
Atlet esport Indonesia yang telah menorehkan prestasi di mancanegara selanjutnya adalah Hansel Ferdinand alias “BnTeT”. Sebelum melebarkan sayap di luar negeri, Hansel bergabung dengan tim esport Indonesia NXL.
Kepiawaiannya bermain CS:GO ternyata membawanya dan tim NXL menjuarai babak kualifikasi Asia Tenggara di Tiongkok. Tidak lama setelahnya, atlet esport berpenghasilan tertinggi di Indonesia ini bergabung dengan Recca (2016), dan tim esport terbesar asal Cina, TyLoo pada 2017.
Hingga akhirnya, pada 2019 Hansel bergabung dengan tim Gen.G dari Amerika Serikat, dan berhasil menjuarai DreamHack Open Anaheim 2020…