Sahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko hadiri Rakor Pengendalian Inflasi tahun 2023 secara virtual (dok. MMC Kalteng)
kontenkalteng.com, Palangka Raya – Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi tahun 2023 secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Senin (27/11/2023). Rakor dipimpin oleh Irjen Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir.
Baca juga: Sahli Gubernur Kalteng Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Irjen Kemendagri Secara Virtual
Dalam arahannya Tomsi Tohir mengatakan keadaan inflasi suatu daerah tergantung dengan kondisi iklim yang terjadi. “Curah hujan yang tinggi seperti sekarang ini diharapkan dapat mensupport penurunan inflasi kita, tetapi kita juga harus mengantisipasinya jangan sampai menimbulkan atau terjadi musibah,” ujarnya.
Ia menambahkan, 10 provinsi dengan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai proxy inflasi tertinggi di minggu keempat November 2023 berada di Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah, Lampung, Banten, Sumatera Selatan, Jawa Timut, Bali, Sumatera Barat, DI Yogyakarta, dan Bengkulu. “Daerah-daerah dengan proxy inflasi tertinggi, mohon diperhatikan untuk perubahan-perubahan harganya,” sebutnya.
Yuas mengungkapkan, menjelang natal dan tahun baru (nataru), Pemerintah bekerja sama dengan BULOG sudah menyediakan tambahan stok untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan program bantuan pangan lainnya. "Untuk mengantisipasi kenaikan inflasi saat nataru, akan dilaksanakan pasar pangan murah dan juga pemantauan harga oleh tim satgas,” tutupnya. (Sur/OR1)