Peserta tengah mengikuti Rapat Pembinaan dan Pengawasan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024
kontenkalteng.com, Sampit- Dari data BPS di Kalteng terdapat 30% lulusan SMA yang berkesempatan melanjutkan kuliah di perguruan tinggi, selebihnya tidak bisa melanjutkan kuliah disebabkan masih banyak anak-anak yang tidak mampu atau dari keluarga miskin. Oleh karena itu akan dibangun universitas modern di Kota Palangka Raya, untuk mencetak sumber daya manusia Kalteng yang unggul.
Baca juga: Gubernur Gelar Silaturahmi dan Dialog Pendidikan bersama Siswa / Siswi Perwakilan SMA Se- Kalteng
“Saat ini kita telah melakukan kerjasama dengan UGM, IPB dan UI, sehingga kita menerima anak-anak Kalteng yang miskin, sekitar 30 – 40% akan digratiskan untuk melanjutkan pendidikan di universitas ini dan tidak perlu lagi pergi keluar Kalteng untuk kuliah” ucap Gubernur Kalteng saat pertemuan dengan Kepala Desa (Kades) se Kotawaringin Timur pada Rapat Pembinaan dan Pengawasan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2024, bertempat di Ballroom Aquarius Boutique Hotel Sampit, Kotim, Minggu (7/1/2024).
Selanjutnya, di bidang kesehatan juga sangat penting, karena kondisi kesehatan adalah salah satu faktor penentu kualitas kerja, namun rumah sakit yang ada di Kalteng saat ini belum mampu untuk mengakomodir kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, dan terinspirasi dari hal ini dipandang perlu untuk membangun rumah sakit yang bisa menyentuh pelayanan terbawah bagi kesehatan masyarakat Kalteng.
“Tujuan saya membangun rumah sakit ini supaya orang Kalteng tidak berobat keluar dari Kalteng, dan ke depannya rumah sakit ini bisa menjadi rujukan nasional maupun internasional, namun harus ada tekad, inspirasi dan imajinasi untuk membangun Kalteng” imbuhnya.
“Demikian pula halnya dengan pembangunan infrastruktur sangat penting untuk membuka akses masyarakat Kalteng, baik akses jalan maupun jembatan sehingga tidak ada lagi desa yang terisolir di Kalimantan Tengah” tandasnya.
Pada kesempatan ini pula Gubernur Kalteng juga telah menyepakati anggaran untuk bantuan Kepala Desa sebesar Rp.10.000.000, yang nantinya langsung disalurkan ke rekening desa.(Yanti-OR1)