Pemkot Palangka Raya Diminta Lanjutkan Inovasi Atas Raihan 13 Besar IDSD 2025

Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi.

kontenkalteng.com, Palangka Raya - Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi menilai capaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 sebagai dorongan untuk memperkuat inovasi dan meningkatkan daya saing daerah.

Baca juga: Sinar Mas Agribusiness and Food Dukung Transformasi Rantai Pasok Minyak Kelapa Sawit Berkelanjutan

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua. Artinya, upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, pelayanan publik, dan penguatan ekonomi mulai menunjukkan hasil yang nyata,” katanya, Rabu (22/4/2026).

Dia mengungkapkan, Kota Palangka Raya diketahui masuk dalam 13 besar kota paling maju di luar Pulau Jawa berdasarkan IDSD 2025.

Capaian tersebut dinilai sebagai indikator positif bahwa arah pembangunan daerah telah berjalan sesuai jalur dan mampu bersaing di tingkat nasional.

"Meski demikian, kami selaku DPRD Kota Palangka Raya mengingatkan agar pemerintah daerah tidak berpuas diri atas hasil tersebut," ucapnya.

Syaufwan menilai, capaian ini justru harus menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kinerja di berbagai sektor strategis.

Ia menyoroti pentingnya penguatan inovasi daerah serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor utama dalam mendongkrak daya saing.

“Masih ada beberapa aspek yang perlu kita benahi, seperti efisiensi pasar tenaga kerja dan penguatan inovasi daerah. Ini harus menjadi perhatian bersama agar ke depan kita bisa naik peringkat lagi,” ujarnya.

Selain itu, DPRD juga mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya membuka peluang investasi lebih luas melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah tetap stabil dan berkelanjutan.

“Harapannya, capaian ini tidak hanya berhenti pada angka indeks, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (SUR/OR1)