Koordinasi Pemkab Kotim untuk pengendalian dan pencegahan penyakit rabies dan malaria
kontenkalteng.com , SAMPIT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menyelenggarakan koordinasi pengendalian penyakit Rabies dan pencegahan dan penanggulangan penyakit Malaria.
Baca juga: Edy Pratowo : Vaksinasi Bagi Hewan Pembawa Lindungi Masyarakat Dari Ancaman Rabies
"Kegiatan yang beberapa hari lalu (14/7) kita dilaksanakan dalam rangka koordinasi program di Puskesmas, kabupaten, provinsi dan pusat terkait kebijakan pencegahan dan pengendalian rabies dan malaria, penggunaan vaksin anti rabies (VAR), pencatatan dan pelaporan malaria pada aplikasi e-sismal", kata Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi, kamis, 18 Juli 2024.
Dan kegiatan tersebut kata Umar, diikuti oleh pengelola program P2PM Rabies, pengelola program P2PM Malaria dan perwakilan puskeswan.
Umar menjelaskan, sistem informasi malaria merupakan sistem pelaporan penderita malaria yang dikelola oleh Puskesmas dan rumah sakit. Kemudian dilaporkan ke Kementerian Kesehatan setiap bulannya melalui website sismal.malaria.id.
" Kegiatan itu sangat memberikan manfaat bagi peningkatan dan kemampuan petugas malaria di puskesmas dalam melakukan pelaporan penderita malaria di wilayah kerja Puskesmas masing-masing sehingga dari data yang diperoleh dapat diambil langkah, tindakan dan kebijakan untuk menanggulangi permasalahan malaria", ucapnya
Sementara mengenai pemberian vaksin rabies juga sangat penting mengingat banyak masyarakat di Kotim yang berhubungan langsung dengan hewan. Oleh karena itu, petugas puskesmas harus rutin memberikan vaksin tersebut agar hewan peliharaan tidak tertular rabies.
" Orang-orang yang beresiko tinggi terinfeksi sangat dianjurkan untuk melakukan vaksin pada hewan peliharaannya. Kami berharap selesai kegiatan ini, pengelola program di Puskesmas dapat mengaplikasikan kebijakan yang ada," tutupnya.(DI/OR2)