Pemkab Kotim Berharap Juleha Mampu Wujudkan Produk Halal

Pelantikan DPD Juleha Kotim.

kontenkalteng.com , Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) , Kalimantan Tengah (Kalteng) berharap keberadaan Juru Sembelih Halal (Juleha) mampu mewujudkan produk halal pada hewan potong yang di konsumsi masyarakat daerah setempat. 

Baca juga: Pemkab Kotim Minta MES Bantu Pelaku UMKM

"Kehalalan untuk ayam potong maupun ternak di tempat kita ini masih kurang, " kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kotim Sepnita, Rabu 5 Juni 2024.

Disampaikan dengan keberadaan Juleha Kotim yang kepengurusannya baru dilantik pada Senin (4 Juni 2024) mampu bersinergi dengan Pemkab Kotim mewujudkan produk halal untuk unggas potong maupun ternak besar seperti sapi, kerbau dan kambing. 

Kehalalan dan keamanan  produk untuk dikonsumsi sangat diperlukan bagi masyarakat Kotim. Karena sebagian besar yaitu 86 persen penduduk daerah itu beragama Muslim. 

Sedangkan kebutuhan ayam potong di Kotim terbilang tinggi. Dimana setiap harinya konsumsi ayam potong mencapai 25 ribu ekor lebih. Sedangkan untuk sapi sekitar 10-15 ekor per hari. 

"Juleha inilah yang mensosialisasikan kepada para pemotong hewan tata cara yang benar sesuai dengan aturan yang diajarkan khususnya Islam, " ujarnya. 

Sementara Ketua DPD Juleha Kotim Zainuddin mengungkapkan akan segera melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat agar penyembelihan hewan unggas atau ternak secara benar dan halal. 


"Selama ini pemotongan hewan memang penuh pertanyaan, contoh ayam hanya disembelih lalu dibersihkan di bak. Ini pertanyaannya apakah sudah sesuai?, " ucapnya. 

Oleh sebab itu, pihaknya akan membagi anggota untuk melakukan sosialisasi dan edukasi di setiap kecamatan yang ada di Kotim. Sosialisasi itu terkait bagaiamana tata cara penyembelihan yang benar dan menciptakan produk halal nantinya. 

"Edukasi itu perlu dilakukan karena masyarakat Kotim ini lebih dari 86 persen adalah muslim. Sosialisasi dan edukasi ini segera kami lakukan, sehingga ke depan produk yang kita konsumsi halal, " pungkasnya.(Yanti/ OR1)