Bupati Kotim Halikinnor bersama pihak bandara dan sejumlah kepala OPD meninjau jalan bandara
kontenkalteng.com , Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur akan menutup akses jalan di ujung runway Bandara H. Asan Sampit. Ini sebagai bagian dari upaya menjamin keselamatan penerbangan serta keamanan masyarakat sekitar.
Baca juga: Perpanjangan 2.260 Meter Landasan Bandara Haji Asan Sampit Direalisasikan
“Jalur itu sangat dekat dengan runway. Kita harus memperhatikan risiko kecelakaan dan tidak bisa kita abaikan," kata Bupati Kotim Halikinnor, Sabtu, 24 Mei 2025.
Ia mengungkapkan pihaknya pun akan menutup jalan tersebut. Penutupan jalan yang berada di kawasan milik bandara itu sudah tidak bisa ditunda lagi. Keberadaan akses tersebut dinilai terlalu rawan, baik bagi pergerakan pesawat maupun warga yang melintas.
Lebih lanjut ia menyebut, sebagai alternatif, Pemkab akan mengembangkan jalur pengganti melalui kawasan Desa Bengkirai, Kecamatan Baamang. Jalan tersebut, yang saat ini sudah eksisting, akan ditingkatkan menjadi akses utama masyarakat menuju Jalan Tjilik Riwut.
“Sudah ada jalan yang tembus, tinggal kami tingkatkan. Kalau tidak tahun ini, paling lambat awal 2026 akan kami aspal agar masyarakat tetap nyaman,” imbuhnya.
Ia menambabkan selain aspek keselamatan, penutupan jalan di area runway ini juga sejalan dengan rencana pengembangan Bandara H Asan. Pasalnya, kebutuhan akan pelayanan penerbangan terus meningkat, seiring tumbuhnya penduduk dan investasi di Kotim.
"Kita terus mendorong pembangunan terminal baru untuk mendukung operasional bandara ke depan. Karena kita ingin bandara ini tumbuh lebih baik. Pelayanan harus kita tingkatkan, terutama karena Sampit semakin berkembang,” ujarnya.
Pemkab berharap masyarakat memahami dan mendukung kebijakan ini. “Keselamatan tetap nomor satu. Tapi kami pastikan masyarakat tidak dirugikan karena sudah ada akses alternatif yang sedang disiapkan,” tandas Halikinnor.(Devy/OR1)