Ketua Komisi IV DPRD Kalteng H M Sriosako
Palangka Raya - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H M Sriosako menyampaikan betapa pentingnya Pemerataan Pembangunan infrastruktur di Provinsi Kalteng.
Politisi Partai Demokrat Kalteng ini menjelaskan, pembanguan infrastruktur merupakan salah satu faktor yang menunjang meningkatkannya Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), selain faktor ekonomi, pendidikan dan kesehatan.
"Pemerataan pembangunan infrastruktur ini penting dilakukan sejak dini, sehingga ketika kami anggota DPRD Kalteng tidak ingin mendengar lagi adanya keluhan tidak tersentuh pembangunan infrastruktur di lokasi reses," katanya kepada awak media, Rabu (11/1/2023)
Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) I Kalteng yang meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas, dan Kota Palangka Raya ini mengungkapkan, pemerataan pembangunan infrastruktur bisa dilakukan melalui dua cara.
Seperti, pertama berdasarkan skala prioritas dan yang kedua berdasarkan urgensi atau tingkat kepentingannya. Skala prioritas dimaksud misalnya tahun ini pembangunan infrastruktur dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng di Kota Palangka Raya dan Sampit.
Maka tahun depan skala prioritasnya berubah di Kota seperti Kasongan atau Buntok, begitu juga di tahun - tahun berikutnya. Sehingga pemerataan pembangunan infrastruktur di Kalteng dapat segera terwujud.
Dengan adanya skala prioritas yang dilakukan secara bergiliran, menurutnya tetap harus memperhatikan kepentingan dan urgensi masing - masing daerah, misal ada daerah yang lebih membutuhkan untuk dilakukan pembangunan infrastruktur.
Ia mengungkapkan contohnya, yakni seperti pengerjaan pile swab di daerah Bukit Rawi, maka kepentingan - kepentingan untuk menghubungkan jalan antar Kabupaten Pulang Pisau dengan Kota Palangka Raya tersebut juga harus tak lepas dari fokus.
"Saya harap Pemprov Kalteng khususnya dinas - dinas yang menjadi mitra kerja kami bisa benar - benar memperhatikan dan memprioritaskan program - program yang bertujuan pada pemerataan pembangunan infrastruktur," tutupnya. (ML/OR2)
Baca juga: Waket harapkan pembangunan Infrastruktur jangan terfokus satu wilayah