Bupati Kotim Halikinnor saat meninjau saat meninjau stand pelajar.
kontenkalteng.com , SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menilai pelaksanaan Panen Karya (P5) Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Pentas Seni yang dilaksanakan oleh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Sampit mampu menanamkan nilai-nilai pancasila dalam diri para pelajar sejak dini.
Baca juga: Mengenal Kota Ende, Tempat Bersejarah Lahirnya Pancasila
"Saya sangat mengapresiasi para guru, tenaga pendidik, dan semua pihak yang telah bekerja keras dalam mendampingi dan membimbing para siswa-siswi kita. Usaha dan dedikasi anda semua telah menghasilkan karya-karya yang luar biasa, yang akan kita saksikan bersama dalam acara ini, " katanya, Kamis 20 Juni 2024.
Itu ia sampaikan saat menghadiri Panen Karya (P5) SMAN 4 Sampit di Jalan Jenderal Sudirman, Sampit. Pada kesempatan tersebut, ia mengunjungi stand-stand yang memamerkan produk, karya siswa-siswi.
Disampaikan, acara panen karya ini merupakan bagian dari upaya semua dalam mengimplementasikan profil pelajar pancasila, sebuah konsep yang dirancang untuk membentuk karakter pelajar yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, gotong-royong, dan berkebhinekaan global.
Lanjutnya, melalui kegiatan seperti ini, dirinya berharap dapat menanamkan nilai-nilai pancasila dalam diri para pelajar sejak dini, sehingga mereka tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
"Karya-karya ini tidak hanya menunjukkan kreativitas dan inovasi, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa kita. Khususnya, saya ingin mengapresiasi SMAN-4 Sampit yang merupakan salah satu sekolah penggerak angkatan ke II di Kabupaten Kotim, " ucapnya.(Yanti/OR1)