Masyarakat Kotim Diminta Jangan Mudah Terprovokasi Jelang Pilkada

Kepala Badan Kesbangpol Kotim, Sanggul Lumban Gaol.

kontenkalteng.com , Sampit - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) Sanggul Lumban Gaol meminta kepada lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan berbagai macam isu yang dapat merusak persatuan terutama menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) ini.

Baca juga: Waspada Isu dan Sara di Medsos, Masyarakat Diminta Jangan Terprovokasi

"Kita harus menciptakan suasana mamai dan kondusif jelang Pilkada tahun 2024. Ini juga diperlukan peran masyarakat, " katanya, Senin , (3 / 6 / 2024).

Disampaikan, secara umum di Kotim dalam kondisi aman dan terkendali. Namun tetap antisipasi pencegahan konflik harus dilakukan. Dalam hal ini masyarakat juga terlibat untuk menciptakan suasana yang kondusif tersebut. 

Lanjutnya, perbedaan pendapat antara pendukung dari masing-masing bakal calon pasti ada namun bukan menjadi pemicu pemecahan. Siapapun bakal calon yang berkeinginan maju menjadi kepala daerah semuanya memiliki visi dan misi untuk mempercepat pembangunan dan kemajuan di Kotim. 

"Berbeda pilihan itu hal yang niscaya, sehingga tidak perlu menimbulkan perpecahan di masyarakat. Semua pasti ingin yang terbaik untuk Kotim, " ucapnya. 

Pihaknya juga telah menggandeng organisasi masyarakat bahkan melakukan pembinaan. Ini bertujuan  untuk mendukung keberhasilan Pilkada pada tahun 2024 dengan aman, damai, dan harmonis. 

"Pembinaan ormas ini untuk memperkuat dan peran keberadaannya yang telah terdaftar di badan Kesbangpol dalam melaksanakan berbagai kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi Ormas, " imbuhnya. 

 Agenda Pilkada 2024 salah satunya pemilihan bupati dan wakil bupati sudah menjadi agenda nasional yang telah ditetapkan melalui amanat Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 pasal 201 ayat 8 dan rapat kerja dan dengar pendapat pada 22 Januari 2022 antara DPR, KPU, Kemendagri Bawaslu dan DKPP yang dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.(Yanti /OR1)