Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Achmad Rasyid.
kontenkalteng.com , Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Achmad Rasyid mengharapkan adanya penguatan program dalam meningkatkan sektor pertanian dan perkebunan di daerah ini.
Baca juga: Harga Kopi di Seruyan Tinggi, Legislator Ini Minta Pemkab Bantu Petani
"Karena memang selama ini dua sektor tersebut sebagai kekuatan dalam perekonomian masyarakat yang ada di desa-desa," katanya, Rabu, 10 Juli 2024.
Dirinya menjelaskan, bahwa penting bagi pemerintah dalam memberikan program pembinaan kepada para pelaku pertanian dan perkebunan di desa-desa.
Hal tersebut dilakukan sebagai langkah untuk mendorong petani agar dapat memiliki kemampuan dalam mengembangkan sistem pertanian dan perkebunan sehingga berdampak pada hasil panen para petani.
"Karena kan memang semakin ke sini itu kendala dan tantangan yang dihadapi oleh petani itu beragam dan terus berkembang, sehingga perlu adanya solusi dari pemerintah provinsi agar permasalahan tersebut tidak mengganggu hasil produksi petani," ucapnya.
Lebih lanjut Achmad Rasyid mengatakan, bahwa dengan adanya sistem pertanian modern perlu menjadi perhatian serius bagi pemerintah dalam menerapkannya kepada para petani di desa-desa.
Dirinya mengakui bahwa selama ini pemerintah tak henti-hentinya memberikan bantuan alat dan mesin pertanian yang canggih, namun yang perlu diperhatikan, yakni bagaimana sumber daya manusia di desa dapat mengoperasikan bantuan tersebut atau tidak.
"Selain edukasi dalam mengoperasikan bantuan alsintan tersebut, perlu diperhatikan pula apakah mesin-mesin tersebut cocok diterapkan di tanah-tanah petani yang ada di daerah," ujarnya.
Dirinya juga meminta kepada para petani di desa-desa agar tidak mudah cepat puas dengan hasil produksi pertanian dan perkebunan yang selama ini telah didapat.
Untuk itu para petani harus memiliki semangat untuk selalu belajar dan berinovasi sehingga ke depan profesi menjadi petani tidak lagi menjadi profesi yang dipandang sebelah mata oleh masyarakat.
"Padahal kan menjadi petani ini keren dan tentunya menjadi profesi yang berperan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan di suatu daerah. Ini yang harus diluruskan agar tidak ada lagi yang salah persepsi tentang profesi petani," pungkasnya.(Sur/OR2)