Plt Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah saat meninjau langsung pemasangan PJU
kontrnkalteng.com , Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas dengan menganggarkan Rp960 juta untuk peremajaan sistem lampu lalu lintas (traffic light). .
Baca juga: Akibat Minimnya Pengawasan Truk Tabrak Traffic Light Sering Terulang
“Tahun ini kita lakukan peremajaan traffic light dan sistemnya. Alat yang lama itu masih pakai sistem tahun 2000-an ke bawah. Sudah sangat ketinggalan, sering macet dan gangguan saat cuaca buruk,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah, Senin, (26/5 /2025).
Sistem traffic light lama yang usang dan sering mengalami error digantikan dengan teknologi digital terkini. Sistem baru ini diharapkan lebih tangguh dan tahan terhadap gangguan, bahkan dalam kondisi cuaca buruk.
Lampu yang lama pakai sistem lama, sering error. Sekarang kita pakai sistem baru yang lebih stabil. Kita juga pakai tiang galvanis, tahan segala cuaca, jadi lebih awet,” jelasnya.
Pemilihan ketiga titik tersebut didasarkan pada hasil kajian lalu lintas dan pertimbangan tingkat kepadatan serta kecelakaan. Tiga titik menjadi prioritas yakni simpang Jalan Ahmad Yani-Rahadi Usman, Ahmad Yani-HM Arsyad, dan MT Haryono
“Jadi kami pilih berdasarkan analisa dampak lalu lintas (andalalin) dan hasil rapat teknis bersama Polres Kotim,” ujar Raihansyah.
Jalur-jalur tersebut dinilai padat dan rawan kecelakaan. Analisa dampak lalu lintas (andalalin) bersama Satlantas Polres Kotim memastikan lokasi yang menjadi prioritas.
Proyek yang dikerjakan oleh PT Malala ini dimulai awal Mei dan ditargetkan rampung pertengahan Juni 2025, termasuk tahap pemeliharaan. Dengan sistem traffic light yang baru, diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di Kota Sampit.(Devy/OR2)