Suasana Peringatan Hari Jadi ke-71 Kabupaten Kotawaringin Timur
kontenkalteng.com , Sampit - Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran mengatakan keberhasilan mengendalikan inflasi di Provinsi Kalteng karena adanya sinergisitas semua pihak.
Baca juga: Sekda Kalteng : Bulan Agustus, Inflasi Kalteng Terendah Regional Kalimantan
“Selain itu dilakukan dengan sejumlah program strategis berupa pelaksanaan pasar penyeimbang, Gerakan Tanam Babe Berkah, Pemberian Stimulus untuk UMKM dan Instrumen kebijakan- kebijakan lainnya berhasil dilaksanakan hingga saat ini.”ujar Sugianto Sabran dalam arahannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-71 Kabupaten Kotawaringin Timur, bertempat di Halaman Stadion 29 November Sampit, Minggu (7/1/2024).
Sebagai informasi, inflasi Kalteng menjadi Inflasi urutan ke-8 terendah secara nasional yakni mencapai angka 2,58%. Capaian Makro Pembangunan Prov. Kalteng lainnya adalah tingkat Kemiskinan yang mencapai angka 5,11 persen pada Juli 2023, lebih rendah (lebih baik) dari Capaian Nasional yakni 9,36 persen dan menduduki urutan ke-5 Nasional Provinsi dengan penduduk miskin paling sedikit.
Pada kesempatan tersebut, Sugianto Sabran juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Kotawaringin Timur beserta Wakil Bupati dan seluruh jajaran atas kerja keras dan berbagai capaian positif pembangunannya.
Sebagaimana diberitakan, capaian tersebut antara lain, berhasil diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sembilan kali berturut-turut, dan peringkat pertama pelaksanaan 8 aksi konvergensi stunting Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dari tahun 2019 sampai 2023.
Sehingga berkontribusi positif terhadap capaian angka stunting di Kalimantan Tengah sehingga mencapai angka 26,9 berdasarkan hasil SSGI Tahun 2022.
Gubernur juga mengungkapkan beberapa capaian pembangunan khususnya dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimum untuk masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur dapat dipenuhi dengan baik khususnya pada sektor Infrastruktur Konektivitas melalui pemeliharaan berkala dan peningkatan jalan pada keseluruhan 7 ruas jalan di Kotawaringin Timur pada tahun 2022-2023 dengan total senilai Rp. 345 Milyar pada pemeliharaan Berkala Ruas jalan Sampit – Samuda - Ujung Pandaran - Kuala Pembuang. Selain itu juga, peningkatan Jalan Ruas jalan pelantaran Parenggean- Tumbang Sangai- Tumbang Kalang serta peningkatan Jalan Ruas Jalan Pelantaran – Parenggean.
Adapun pada Tahun 2024 melalui dana reguler telah dianggarkan sebesar Rp. 302 Milyar dengan target efektif panjang jalan sepanjang 60 KM. Untuk sektor Pendidikan baik melalui Pembangunan dan penyaluran bantuan pendidikan mencapai Rp.52 Milyar dan sektor Pertanian melalui pembangunan RMP di Lempuyang dengan total senilai Rp.20 Milyar dan Pembangunan Pabrik Pakan Ternak senilai Rp. 25 Milyar.
“Kita semua berharap keberadaan pabrik ini dapat menjadi katalisator untuk menyerap tenaga kerja lokal, yang akhirnya akan mengangkat kesejahteraan masyarakat Kotawaringin Timur dan Kalimantan Tengah pada umumnya”, ungkapnya. (Sur/OR1)