Generasi Penerus Kalteng Tak Boleh Kalah dengan Generasi Provinsi Lain

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran bersama Ketua TP-PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran saat menyapa siswa SMA/SMK/MA Sederajat Kelas XII di Kota Sampit

kontenkalteng.com, Sampit-Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menyampaikan generasi-generasi penerus di Kalteng tidak boleh kalah dengan generasi provinsi lain. Pada kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya pendidikan yang memiliki dampak besar bagi pengaruh perkembangan masa depan. 

Baca juga: Dewan Adat Dayak Kalteng Minta Perlunya Penerapan Wajib Bahasa Daerah

Hal itu dikatakannya saat menghadiri acara bertajuk Sukses Belajar 2024 “IAIN Palangka Raya Pilihanku” yang diinisiasi oleh IAIN Palangka Raya, bertempat di Hotel Rins Ballroom Sampit, Senin (22/1/2024). 

“Generasi Kalimantan Tengah harus bangkit dalam pendidikan, harus berbanding lurus dengan kekayaan sumber daya alam atau SDA yang dimiliki, harus punya tekad, harus punya keberanian untuk bertarung dan mengarungi hidup menuju lebih baik”, tutur Gubernur.

Gubernur berpesan, generasi Kalteng harus memiliki tujuan karena hidup sesungguhnya tidak seperti apa yang dilihat.

Disela-sela rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Kotawaringin Timur dalam rangka mengendalikan inflasi, Gubernur menyempatkan menyapa sekaligus bersilaturahmi bersama siswa/siswi SMA/SMK/MA Sederajat Kelas XII di Kabupaten tersebut.

“Kalau tidak menjadi seorang petarung, saya tidak akan bisa menjadi Gubernur Kalimantan Tengah, tidak bisa memerangi kemiskinan keluarga. Meskipun kita berasal dari keluarga tidak berada, kita tidak boleh saling mengeluh, kita tetap berjuang melakukan apapun yang terpenting halal”, tutur Gubernur saat memberikan motivasi kepada siswa/siswi yang hadir.

Ia menambahkan berbakti dan berbuat baik serta taat pada orang tua adalah kunci dan sumber kebaikan yang dapat menjadi faktor penentu kesuksesan.

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini berkomitmen untuk mendirikan universitas modern yang diyakini akan dapat mencetak lulusan atau kaum intelektual yang unggul.

“Kita bangun demi generasi Isen Mulang, demi generasi Tambun Bungai, demi generasi Bumi Pancasila, maka akan kita siapkan nanti. 30 persen akan kita gratiskan bagi masyarakat kurang mampu. Saya ingin semua penerus di Kalimantan Tengah berkesempatan untuk kuliah”, ungkapnya. (Yanti-OR1)