Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin.
kontenkalteng.com,PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah, Riska Agustin, menegaskan, persoalan perlindungan anak di daerah ini masih dihadapkan pada berbagai tantangan serius, mulai dari kekerasan, keterbatasan akses pendidikan, hingga kondisi keluarga yang rentan secara ekonomi.
Baca juga: Kalangan Dewan Turut Sedih Terhadap Penemuan Bayi di Teras Rumah Warga di Palangka Raya
Menurutnya, anak-anak tidak bisa tumbuh optimal hanya dengan regulasi dan seremonial peringatan hari besar. Yang jauh lebih penting adalah memastikan ekosistem perlindungan anak berjalan di lapangan secara nyata.
“Kita perlu menjamin setiap anak di Kalteng bisa belajar dengan tenang, sehat secara fisik maupun mental, serta aman dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi. Itu yang harus jadi fokus utama,” katanya, Rabu (3/9).
Riska menilai, keluarga merupakan garda terdepan dalam menjaga anak, namun banyak keluarga yang masih terbebani masalah ekonomi maupun tekanan sosial. Situasi ini membuat anak-anak lebih rentan terhadap masalah sosial, termasuk pekerja anak maupun putus sekolah.
Karena itu, ia menekankan perlunya sinergi nyata antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan anak serta memperkuat daya tahan keluarga.
“Kalau hanya dibebankan pada pemerintah, tidak akan maksimal. Harus ada kesadaran kolektif bahwa perlindungan anak adalah tanggung jawab semua pihak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Riska mengingatkan pentingnya memperluas layanan ramah anak, mulai dari sekolah, fasilitas kesehatan, hingga ruang publik. Dengan begitu, anak-anak bisa berkembang dalam lingkungan yang lebih mendukung.
Ia juga menyoroti perlunya data akurat mengenai kondisi anak di Kalimantan Tengah agar kebijakan perlindungan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
“Jangan sampai ada anak yang tertinggal hanya karena kita abai. Masa depan daerah ini ada di tangan mereka,” tegasnya.
Dengan langkah yang serius dan berkelanjutan, Riska optimistis generasi muda Kalteng dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan siap menghadapi tantangan zaman.(SUR/OR1)