Bupati Kotim Halikinnor saat meninjau ke kantor Dishub terkait penertiban kendaraan ODOL.
kontenkalteng.com , Sampit – Bupati Kotim, Halikinnor, memberikan dukungan penuh terhadap razia gabungan kendaraan Over Dimensi dan Over Kapasitas (ODOL) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kotim.
Baca juga: Razia Kendaraan ODOL di di Kabupaten Lamandau, 81 Kendaraan Terjaring
Bupati Halikinnor menyoroti kerusakan infrastruktur jalan akibat kendaraan yang melebihi kapasitas muatan.
"Hari ini saya memantau kegiatan razia. Saya melihat tadi pertama bagaimana tonasenya. Nah kita tahu Gubernur bahkan beliau turun langsung agar khususnya kendaraan besar itu yang muatannya melebihi kapasitas jalan," ujarnya, Kamis, 19 Juni 2025.
Ia menjelaskan bahwa jalan di Kotim rata-rata hanya mampu menahan beban maksimal 8-10 ton, namun banyak kendaraan yang melebihi kapasitas tersebut. Hal ini yang diduga dapat merusak jalan karena kendaraan yang melintas melebihi kapasitas.
"Kalau misalnya kemampuan jalan kita hanya kelas 3 yang mungkin hanya 10 ton maksimal tapi kalau 16-17 bahkan ada sampai 30 ton, jadi hancur jalan kita," tegasnya.
Halikinnor menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dan meminta para pengusaha angkutan untuk memahami hal tersebut yaitu mengikuti aturan yang berlaku sehingga seluruh aktivitas dapat berjalan dan tidak ada lagi keluhan jalan rusak.
"Jangan hanya untuk mengambil keuntungan besar tapi yang merugikan orang banyak. Ini supaya semua pekerjaan kita mengikuti aturan yang ada. Artinya sepanjang tidak melanggar tidak ada masalah," terangnya.
Ia juga menyampaikan bahwa razia ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan aturan yang berlaku, termasuk bagi kendaraan yang belum memiliki plat nomor Kalimantan Tengah.
"Saat ini kita juga sedang sosialisasi bagi kendaraan yang belum bernomor polisi Kalimantan Tengah agar pajaknya itu dibayar di Kalteng. Jangan mereka menikmati jalan, pajaknya dibayar di Jakarta, di Banjarmasin atau daerah lain tapi jalan kita yang dipakai kan hancur. Nah kalau dia bayar pajak di sini otomatis itu masuk ke daerah," jelas Halikinnor.(devy/OR2)