Foto- Dr. Ir. Rawing Rambang, MP
Palangka Raya -Berdasarkan data Tahun 2019, luas tutupan Kelapa Sawit di Provinsi Kalimantan Tengah mencapai 1.778.702 hektare (Ha) atau sekitar 10.86 % dari luas Kelapa sawit di Indonesia.
Baca juga: Sektor Perkebunan Sawit Mampu Bertahan Saat Pandemi Covid -19
Sektor perkebunan sawit ini bisa menyerap banyak pekerja dan disaat pandemi Covid -19, hanya komiditi ini yang mampu bertahan serta berkontribusi terhadap ekspor selain Batubara.
Hal itu dikatakan Dr. Ir. Rawing Rambang, MP, Ketua Lembaga Minyak Pambelom di Palangka Raya, Minggu,( 18 /7/ 2021).
“ Di Kalimantan Tengah Jumlah tenaga kerja yang terserap diperkirakan mencapai 355.740 orang . Kedepan hal ini bisa terus bertambah dalam penyerapan tenaga kerja. Sementara disaat pandemi covid 19, hanya sektor perkebunan kelapa sawit di Kalteng yang tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) , bahkan bisa mengekspor 90 persen kelapa sawitnya,”terangnya.
Untuk diketahui, Lembaga Minyak Pambelom yang dipimpinnya merupakan sebuah Lembaga yang bertujuan menghimpun semua potensi yang ada dan bersama-sama menyelesaikan masalah dimasyarakat dan untuk mensejahterakan masyarakat.
Lembaga yang didirikan di Palangka Raya , 21 Desember 2020 itu bertujuan membantu perintah dalam menangani masalah lingkungan hidup, social kemasyaratan, pertanian, peternakan, perikanan kehutanan dan pertambangan.
Dibagian lain Rawing Rambang yang mantan Kepala Dinas Perkebunan Kalteng ini menyebutkan, luas perkebunanan kelapa sawit di Kalteng yang mencapai luas 1.778.702 Ha atau sekitar 10.86 % dari Luas Kelapa sawit di Indonesia, komuditi ini selain menyumbang devisa, juga menyerap banyak tenaga kerja .
“Berdasarkan data tahun 2021, jumlah produksi crude palm oil (CPO) nasional mencapai 51,58 juta ton, dan Kalimantan Tengah menyumbang sebanyak 5,6 juta ton,”ujarnya.
Saat ini kata dia, kendala yang dihadapi Kalteng yakni masih belum selesainya Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi ( RTRWP) sehingga untuk mengembangkan sektor ini lebih besar masih susah. Dan dia berharap hal ini bias cepat selesai.
Menurut Rawing dari sektor lingkungan, ekonomi dan social, kontribusi Perkebunan Kelapa sawit bagi daerah, selain menyerap tenaga kerja, membentuk zona-zona pertumbuhan ekonomi baru, infrastruktur, menjaga lingkungan.
“ Kita berharap Kelapa sawit dapat mampu tumbuh dan berkembang, sehingga Kalimantan Tengah semakin BERKAH dibawah kepimpinan Gubernur H. Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo,”pungkasnya. (Red)