Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat menyampaikan arahan tentang inflasi dan ketahanan pangan
PALANGKARAYA - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran meminta pemerintah kabupaten kota untuk menganggarkan ketahanan pangan 10 persen pada anggaran Tahun 2023.
Baca juga: Wagub Sampaikan Pidato Pengantar Gubernur Kalteng
“Dana 10 persen ini minimal untuk membangun ketahanan pangan kita dalam penanggulangan inflasi dan Pemprov Kalteng sendiri menganggarkan Rp 100 miliar tahun 2023 ,” ujar Sugianto Sabran usai menyerahkan secara simbolis Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2023, di Aula kantor Gubernur Kalteng , Jumat (2/12/2022).
Ketahanan pangan saat ini sangat dibutuhkan. Dan dirinya meminta paling tidak ketahanan pangan dianggarkan 10 sampai 45 persen Tahun 2023. Agar kita bisa memenuhi kebutuhan sendiri dengan melakukan penanaman dan tidak tergantung pada daerah lain ,tuturnya.
“Kita harapkan inflasi akan membaik dengan penyesuaian kebijakan moneter,” ujarnya.
Namun demikian, di tengah optimisme ini harus disertai dengan kewaspadaan akan segala tantangan dan ketidakstabilan yang bisa sewaktu-waktu terjadi. Sejak tahun 2022 ini, bersama-sama kita telah kerahkan segala upaya untuk menjaga inflasi agar tetap terkendali, ucap Gubernur.
Gubenur juga meminta pelaksanaan APBN 2023 dapat segera dilakukan lebih awal sehingga dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi dan stimulus perekonomian di daerah terlebih untuk penanganan inflasi di daerah dan untuk peningkatan pelayanan publik, tentunya dengan tetap menjaga akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola yang baik.
Seiring dengan pertumbuhan ekonomi kalteng yang membaik, juga harus diimbangi dengan penanganan inflasi. Maka dari itu, inflasi yang ditangani oleh Pemprov Kalteng ialah memperkuat ketahanan pangan Kalteng, jelasnya.(Sur- OR2)