warga saat melintasi banjir
PALANGKARAYA - Banjir di Palangkaraya, Kalteng semakin patah. Selain mengakibatkan ratusan rumah warga terendam juga mengakibatkan akses jalan dara lumpuh sehingga warga kesulitan untuk beraktivitas.
Baca juga: 1.770 Hektar Hutan Kemasyarakatan Kini Berhak Dikelola Warga Petuk Katimpun
Di Kelurahan Marang dan Petuk Katimpun, banjir menyebabkan akses transportasi daratpun lumpuh total. Hal ini dikarenakan debit air pada ruas jalan sudah tinggi.
Demi memenuhi kebutuhan pokoknya, warga Marang dan Petuk Katimpun terpaksa harus menggunakan perahu sampan atau kelotok. Namun bagi sebagian warga yang tidak mempunyai perahu terpaksa harus menyewa jasa kelotok. Hal ini tentunya sangat menyulitkan warga setempat.
Iyul salah satu warga di Katimpun, menuturkan bahwa akibat banjir ini menyulitkan mereka dalam beraktivitas sehari-hari memenuhi kebutuhan hidupnya.
“Untungnya saat ini bantuan dari pemerintah setempat mulai banyak didistribusikan, ini sangat membantu kondisi kami korban banjir,” ujarnya, Rabu (23/11/2022)
Plt Lurah Petuk Katimpun, Adet Setyadi Suharyo menyebutkan bahwa selain dari pemerintah, hingga saat ini beberapa donatur juga telah berpartisipasi dalam memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di Petuk Katimpun.
“Kami sangat berterima kasih, kini suplai kebutuhan pokok terus berdatangan untuk warga di Petuk Katimpun baik itu berupa sembako, nasi bungkus dan kebutuhan pokok lainnya,” kata Suharyo.
Dirinya berharap banjir akan surut sehingga warganya bisa kembali beraktifitas seperti biasa. (Sur-OR2)