Temuan Kerangka Manusia di Hutan Tumbang Tahai Berawal Dari Seorang Pemuda Berburu Tupai

Petugas ketika melakukan olah TKP di lokasi kejadian, Kamis (5/6/2025).

kontenkalteng.com,Palangka Raya-Suasana tenang di kawasan Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya mendadak gempar setelah seorang pemuda bernama Yeri (23) menemukan kerangka manusia saat berburu tupai di hutan bekas sirkuit motorcross, Kamis (5/6/2025) pagi menjelang siang.

Baca juga: Lahir Dari Cerita Legenda, 5 Destinasi Wisata Indonesia Ini Mendunia

Penemuan mengejutkan itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Yeri awalnya bermaksud menyusuri anak sungai di kawasan hutan tersebut. Namun saat hendak beristirahat, ia melihat celana jeans tergantung di dahan pohon, yang membuatnya curiga.

"Awalnya saya kira cuma pakaian biasa, tapi saat saya berjalan lebih dekat, saya kaget melihat ada tulang manusia berserakan di tanah. Saya langsung lari dan telepon ayah saya," tutur Yeri kepada awak media saat ditemui di lokasi kejadian.

Setelah memberi tahu ayahnya melalui ponsel, Yeri meminta agar informasi tersebut segera diteruskan ke aparat kepolisian dan warga sekitar.

Tak lama kemudian, aparat dari Polsek Bukit Batu yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ipda Muhammad Hafiizh bersama Camat Bukit Batu, Hendrikus Satria Budi tiba di lokasi dan langsung melakukan pengecekan.

Petugas pun segera memasang garis polisi di sekitar area penemuan untuk mengamankan tempat kejadian dan melakukan olah TKP secara menyeluruh bersama tim Inafis Polresta Palangka Raya.

Camat Bukit Batu menyampaikan, bahwa pihaknya juga sedang mendata warga dari seluruh kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Bukit Batu, guna menelusuri kemungkinan adanya laporan orang hilang.

“Kami masih mendata, siapa tahu dari pendataan ini bisa ditemukan petunjuk terkait identitas korban,” ujarnya singkat.

Dari hasil pemeriksaan awal, sejumlah tulang ditemukan dalam kondisi terpisah dan sebagian hilang, diduga akibat faktor alam. Menurut warga sekitar, kawasan tersebut memang rawan terendam saat air sungai meluap, bahkan bisa mencapai ketinggian dua hingga tiga meter.

Di lokasi, petugas hanya berhasil mengamankan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya celana jeans biru, kaos cokelat berlabel Hurley, celana dalam, celana kolor cokelat, dan baju hem warna biru.

Seluruh kerangka dan barang bukti kemudian dievakuasi oleh Tim Emergency Response Palangka Raya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalteng untuk keperluan identifikasi dan pemeriksaan forensik lebih lanjut.

Polisi hingga kini masih menyelidiki identitas serta penyebab kematian korban. Warga diimbau melapor jika memiliki informasi tentang orang yang hilang dalam beberapa tahun terakhir yang mungkin terkait dengan temuan ini.(OR1)