Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku saat merampok Alfamart di Palangka Raya, Kamis (19/9/2024).
kontenkalteng.com, Palangka Raya – Lagi dan lagi, Toko Alfamart di Kota Palangka Raya menjadi sasaran empuk para perampok. Kali ini, kejadian tersebut terjadi di dekat simpang empat antara Jalan Tingang Induk dan Jalan Bukit Keminting pada Selasa (17/9/2024) malam.
Baca juga: Alfamart Jalan Beliang Palangka Raya Dirampok, Pelaku: Uang Untuk Berobat Anak Sakit
Aksi perampokan ini menambah daftar panjang kejadian serupa yang menimpa ritel modern tersebut. Sebelumnya, pada Agustus 2024, perampokan juga terjadi di salah satu gerai Alfamart yang terletak di Jalan RTA Milono, Palangka Raya.
Dari sederet kasus yang pernah terjadi tersebut, para pelaku ini diduga memanfaatkan situasi sepi di malam hari. Kondisi yang sepi dan sunyi sehingga mereka leluasa melancarkan aksi mereka tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian itu terjadi di saat toko tersebut sudah dalam keadaan hendak tutup. Karyawan yang berjumlah dua orang perempuan didalam toko sedang menghitung hasil penjualan dengan kondisi rolling door masih terbuka sedikit pada bagian tengah pintu masuk.
Tiba-tiba masuk seorang pria tidak di kenal menggunakan jaket Hoodie warna hitam dan celana pendek dan wajah berpenutup masker merangsek masuk dan melakukan tindakan pengancaman terhadap karyawan.
Setelah melakukan pengancaman, pelaku langsung melemparkan kantong plastik warna hitam dan meminta agar semua uang yang berada di dalam laci. Sedikitnya ada sekitar 10 juta raib digasak pencuri.
Sementara itu, Corporate Communication Specialist Alfamart, Ahmad Mirza mengatakan, bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya atas kasus yang terjadi dan menimpa toko retail modern tersebut ke Polresta Palangka Raya.
"Kami sudah komitmen dan menyerahkan sepenuhnya aksi tindak kejahatan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal tersebut ke aparat kepolisian setempat,” katanya.
Kedepan pihaknya akan memperbaiki beberapa sistem management di wilayah Kalimantan Tengah terkhususnya di kota Palangka Raya agar tidak ada lagi kejadian serupa terjadi dan menimpa toko mereka.
"Kita akan perbaiki sistem manajemen keamanan kita, baik dari penempatan shift atau jam jaga kasir serta beberapa penambahan fasilitas keamanan dan juga akan melakukan beberapa penambahan sdmnya,” tutupnya.(OR1)