Diduga Sengaja Dibakar Orang, Warung Bakso Depan SMAN 1 Palangka Raya Berkobar

Kondisi meja dan kursi usai diduga sengaja dibakar, Kamis (31/7/2025).

kontenkalteng.com,Palangka Raya – Kebakaran kembali menghanguskan properti warga di Kota Palangka Raya. Kali ini, tumpukan meja dan kursi bekas jualan yang ditutup dengan terpal plastik di Jalan A.S. Nasution, tepatnya di seberang SMA Negeri 1 Palangka Raya, dilaporkan terbakar secara misterius pada Kamis malam (31/7/2025).

Baca juga: Labfor Mabes Polri : Kebakaran di Bawaslu Palangka Raya Akibat Arus Pendek

Insiden ini ditangani langsung oleh Tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kota Palangka Raya, bekerja sama dengan personel Dinas Perhubungan (Dishub).

Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Penyelamatan Diskarmat, Sucipto mengungkapkan, bahwa berdasarkan keterangan saksi, api muncul dari bagian atas tumpukan meja dan kursi, bukan dari bawah.

“Ini menguatkan dugaan bahwa kebakaran tersebut bukan karena korsleting atau api dari bawah. Terpal plastik dan posisi terbakar di bagian atas menjadi indikasi awal adanya unsur kesengajaan,” ujar Sucipto, Jumat (1/8/2025).

Kebakaran ini makin mencurigakan setelah saksi mata melaporkan bahwa dua orang pria terlihat pergi dari lokasi kejadian menggunakan sepeda motor Honda Vario sesaat sebelum api membesar.

Saat coba dikejar, motor tersebut melaju sangat cepat dan menghilang di kegelapan malam.

“Saksi pertama di lokasi sempat melihat dua pria mencurigakan. Tapi karena lajunya kencang, mereka tidak sempat dikejar lebih jauh,” tambahnya.

Tim pemadam berhasil memadamkan api sebelum menjalar ke tumpukan lain yang berada tak jauh dari titik api.

“Ada tumpukan serupa di lokasi yang tidak terbakar sama sekali, sehingga menguatkan dugaan adanya tindakan pembakaran disengaja,” tegasnya.

Sementara itu, pemilik warung tersebut, Tugimin (55) mengungkaokan, kika saat kejadian ia sedang berada di rumah dan menerima telepon dari seorang teman yang memberitahukan bahwa warungnya terbakar. 

Ia beroperasi berdagang bakso itu hanya rentan waktu sejak pagi hingga sore hari saja. Sedangkan malam warung telah tutup dan ia beristirahat di rumah.

“Begitu saya datang, warung saya sudah jadi arang. Semua kursi dan meja kayu habis dilalap api," ujarnya dengan nada sedih.

Saksi mata lainnya, Gilang Ramadhan (21) menyampaikan, bahwa dirinya melihat api muncul dari bagian bawah warung sekitar pukul 22.50 WIB saat sedang melintas pulang dari membeli rokok. 

Tak lama, ia melihat dua orang pria keluar dari dalam warung dan kabur dengan sepeda motor Honda Vario menuju arah Jalan Kartini.

“Saya sempat coba kejar pakai motor, tapi kehilangan jejak di simpang lapangan tenis Jalan Kartini,” tutupnya.(OR1)