Banjir Surut, Warga Tinggalkan Tempat Pengungsian

GOR KONI Palangka Raya sudah ditutup karena warga korban banjir sudah pulang kerumah mereka /dok . Polresta Palangka Raya

Berdasarkan pemantauan di lapangan Anggota Polsek Pahanduk Kota Palangka Raya, di Posko Banjir GOR KONI Mantikai tempat pengungsian warga terdampak banjir telah ditutup, dan untuk masyarakat pengungsi sudah kembali kerumah masing-masing dalam keadaan aman dan tertib.

Baca juga: 4 Kecamatan dan 7.800 jiwa Warga Palangka Raya Terdampak Banjir

Hal ini dikatakan  Bhabinkamtibmas Kelurahan Langkai Polsek Pahandut Aipda M Samsul usai melaksanakan monitoring Posko Banjir di gedung Koni Jl. Wahidin S Kelurahan Langkai Kecamatan Pahandut Palangka Raya , Kamis (25/11).

“ Pada saat kami melaksanakan monitoring, Posko Banjir GOR KONI  Mantikai  Palangka Raya telah ditutup. Warga sudah kembali kerumah masing-masing karena air yang meremdam rumah mereka sudah surut.”jelasnya.

Petugas yang meninjau lokasi GOR KONI Palangka Raya yang telah di tutup (dok. Polresta Palangka Raya)

Turut serta dalam kegiatan tersebut, Karang Taruna Kel  Langkai, Kasi kesos Kelurahan Langkai,  Babinsa Langkai, Dishub Kota Palangka Raya ,  Anggota Kodim Palangka Raya , Anggota PPKM Kelurahan Langkai, Ketua RT RW Flamboyan Bawah dan jalan S. Parman serta Sulawesi Bawah dan Warga Flamboyan Bawah .

“Tujuan kehadiran kami adalah agar masyarakat korban banjir dapat merasakan kehadiran Polri dan pemerintah kota Palangka Raya  .”tutupnya.

Seperti diketahui sejak sepekan terakhir GOR KONI digunakan untuk tempat warga yang mengungsi akibat banjir .Banjir yang melanda Kota palangka Raya terjadi sejak tanggal 14 Nopember 2021 .

GOR KONI yang sebelumnya menjadi tempat pengungsi warga terdampak banjir di Palangka Raya (dok. Diskominfosantik Kalteng)

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, berdasarkan data per 20 Nopember 2021, tercatat 8.851 lebih kepala keluarga (KK) atau 31.014 jiwa masyarakat Kota Palangka Raya terdampak banjir.

“31.014 jiwa lebih masyarakat terdampak banjir ini berdasakan data yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi-Penanggulangan Bencana (Pusdalop-PB) BPBD Kota Palangka Raya di 120 RT yang tersebar di 21 kelurahan dari lima kecamatan di Kota Palangka Raya,”ungkapnya dalam laman resmi Pemkot Palangka Raya, beberapa waktu lalu (20/11).