Banjir yang mulai menggenangi wilayah pemukiman warga jalan Mendawai dan jalan Anoi
PALANGKARAYA - Banjir yang terjadi di jalan Anoi, Kelurahan Palangkaraya, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Kalteng, sejak 5 hari lalu kian parah.
Baca juga: 17 Kelurahan di Palangka Raya Terdampak Banjir, 468 rumah Terendam
Saat ini ketinggian air mencapai 50 cm. Kondisi ini mengakibatkan sebanyak 22 warga harus pindah ke tenda pengungsian.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Anna Menur Arum Ambarsari mengatakan, ke-22 warga yang mengungsi ke tenda pengungsian terdiri 5 pria dewasa, 6 perempuan dewasa, 1 lansia pria, 2 lansia wanita, 4 anak laki-laki serta 2 anak perempuan.
Saat ini kata Anna, banjir yang melanda Jalan Anoi berdasarkan pantauannya mengalami peningkatan debit air secara drastis terjadi dalam dua hari terakhir.
“Karena debit airnya semakin tinggi, maka kami menyediakan posko di muara Jalan Arut Kota Palangka Raya untuk warga yang hendak mengungsi,”ujarnya, Kamis (17/11/2022).
Dia juga mengatakan, tim BPBD telah melakukan evakuasi terhadap seorang lansia berusai 78 tahun warga jalan Anoi yang rumahnya terjebak banjir.
Ridwansyah (40) warga jalan Anoi mengatakan, saat ini banjir yang terjadi lingkungan sudah lebih dari 50 cm. Kondisi ini kata dia mengharus warga yang rumahnya tenggelam harus mengungsi.
“Saya dan keluarga terpaksa harus pindah ke tempat yang lebih tinggi karena kondisi air kelihatan semakin meningkat,”ujarnya.
Ayah tiga anak ini juga menyebutkan, kondisi banjir kali ini sepertinya semakin parah karena debit air naiknya semakin cepat.
“Semoga rumah kami yang terendam tidak ada masalah seperti pencurian karena kami sementara mengungsi ke tenda dalam beberapa hari kedepan,”ujarnya.(Dhan- OR1)