Relawan Guru Sekumpul Dirikan Posko Istirahat di Sampit Km 6, Beroperasi Hingga Akhir Desember

Sejumlah jamaah menikmati makanan di posko Haul Guru Sekumpul di Km 6 Sampit. (Foto: Deviana/kontenkalteng.com)

kontenkalteng.com,Sampit-Sejumlah relawan mendirikan posko pelayanan di kawasan Sampit Kilometer 6 untuk membantu para pemudik dan muhibin yang melintas selama momentum perjalanan akhir tahun. Posko tersebut mulai beroperasi sejak Selasa pagi dan melayani masyarakat selama 24 jam.

Baca juga: Palangka Raya Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Banjir Hingga Desember 2021

Ketua Relawan Posko Sampit Km 6, Sufriadi, mengatakan pembukaan posko dipercepat setelah relawan memantau tingginya arus kendaraan yang singgah di lokasi pada Senin sebelumnya. Dalam satu hari, tercatat puluhan kendaraan dari berbagai daerah berhenti untuk beristirahat.

“Pada hari Senin sudah terlihat cukup ramai. Ada hampir 70 kendaraan yang singgah, termasuk dari Kalimantan Barat, Lamandau, dan Sukamara. Dari situ kami sepakat membuka posko mulai Selasa pagi,” ujar Sufriadi, Minggu (28/12/2025)

Ia menyebutkan, data tersebut diperoleh dari laporan langsung para pengguna jalan yang berhenti di area tersebut. Saat itu, layanan posko masih terbatas karena dapur umum belum sepenuhnya siap beroperasi.

“Waktu awal hanya bisa menyajikan minuman dan kue. Dapur logistik belum terkoordinasi, jadi belum bisa menyediakan makanan,” katanya.

Seiring berjalannya waktu, fasilitas posko terus dilengkapi. Mulai Kamis, relawan mulai menyajikan makanan bagi pengunjung. Posko direncanakan tetap beroperasi hingga 29 Desember, menyesuaikan dengan ketersediaan logistik.

“Mulai Kamis sudah ada makanan. Insya Allah posko ini tetap buka sampai tanggal 29, selama persediaan mencukupi,” ucapnya.

Seluruh layanan di posko tersebut diberikan tanpa dipungut biaya. Selain makanan dan minuman, relawan juga menyediakan fasilitas wifi, layanan kesehatan, MCK, serta tempat ibadah bagi para pengunjung.

“Semua layanan gratis. Ini memang kami siapkan untuk membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan,” tegas Sufriadi.

Menu yang disediakan bervariasi, mulai dari ketupat kandangan, rawon, sop, bakso, hingga nasi mandi dan nasi samin. Seluruh kebutuhan konsumsi berasal dari dukungan dan sumbangan masyarakat Sampit dan sekitarnya.

Posko relawan ini beroperasi penuh selama 24 jam. Pada Rabu lalu, beberapa pengunjung bahkan memanfaatkan posko untuk bermalam sebelum melanjutkan perjalanan ke Sekumpul keesokan harinya.

Sufriadi menambahkan, kegiatan ini bukan kali pertama dilakukan. Posko serupa telah digelar sejak 2018, sempat terhenti saat pandemi Covid-19, dan kembali dilaksanakan tahun ini dengan melibatkan sekitar 98 relawan.

“Kami ingin perjalanan saudara-saudara kita dari luar daerah bisa lebih ringan dan aman dengan adanya tempat singgah ini,” tutupnya.

Penulis : Deviana

Editor : Heriyanto