Kerusakan Akibat Kebakaran di SDN 9 Langkai Palangka Raya Capai 80 Persen

Petugas saat melakukan investigasi terhadap bangunan sekolah SDN 9 Langkai Palangka Raya, Kalteng yang terbakar

kontenkalteng.com,Palangka Raya-Kerusakan akibat kebakaran yang terjadi di SDN 9 Langkai Palangka Raya, Kalteng Senin (25/7/2023) malam sekitar pukul 22.15 WIB mencapai 80 persen. Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik itu menghanguskan sebanyak empat ruangan dan kantin sekolah dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Baca juga: Siapkan Rp 600 Juta Untuk Perbaikan SDN 9 Langkai Terbakar Tahun Lalu

"Berdasarkan investigasi kami bersama dengan para analis investigasi kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, kerusakan ruangan yang terbakar sebesar 80 persen," kata  Kepala Seksi Investigasi kebakaran DPKP Kota Palangka Raya , Setni Kristianti usai melakukan investigasi, Selasa, 25 Juli 2023.

Melihat parahnya kerusakan pada bangunan yang terbakar, kata dia, pihaknya memberikan saran dan rekomendasi kepada pihak sekolah agar sebaiknya bangunan yang terbakar tersebut, di rehab total.

Hal ini karena apabila perbaikannya hanya dilakukan rehabilitasi  pada bagian yang rusak dikuatirkan akan membuat bangunan roboh.

"Karenanya lebih baik direhabilitasi total. Untuk itu kita akan laporkan hasil investigasi ini kepada pimpinan,”ujarnya.

Sementara itu Kanit II SPKT Polresta Palangka Raya, Aiptu Roedi Yhoeliantoro mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, api berawal dari atap ruang keterampilan dan tari.

Kemudian secara cepat api melahap bagian atap bangunan dan membakar ke bagian ruangan - ruangan yang berada di sebelahnya, yakni ruangan agama Islam, ruangan agama kristen dan ruangan kelas IV.

"Melihat informasi yang ada dan fakta - fakta yang ada oleh masyarakat sekitar, untuk dugaan penyebab kebakaran kita simpulkan sementara ini akibat adanya arus pendek atau korsleting listrik," katanya, usai memadamkan api.

Dari hasil pemeriksaan awal, api diduga muncul akibat adanya korsleting listrik dari ruang tari. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 juta,terangnya. (RJG-OR1)