Hotspot Muncul di Sabaru Palangka Raya, Polsek Sabangau Cegah Gambut Membara

Aparat Polsek Sabangau melakukan pendinginan di Jalan Mahir Mahar Km 15, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Palangka Raya. (Foto: Ist)

Palangka Raya, Kontenkalteng.com  – Titik api di lahan gambut yang mengering kembali memicu respons cepat di Kota Palangka Raya. 

Baca juga: Dua Hari Tak Hujan, Puluhan Hotspot Ditemukan Kabupaten Kotim

Personel Polsek Sabangau bergerak ke Jalan Mahir Mahar Km 15, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, setelah mendapat informasi adanya hotspot di area dekat Bengkel Kali Amandit 2.

Api yang membakar lahan seluas sekitar 0,5 hektare itu berpotensi menjalar karena kondisi gambut yang kering. 

Tumpukan kayu dan ban bekas di sekitar bangunan bengkel turut menjadi faktor yang meningkatkan risiko perambatan api.

Personel Polsek Sabangau bersama unsur terkait langsung melakukan pemadaman dan pendinginan pada area terbakar. 

Sumber air dari sumur bor milik warga dimanfaatkan untuk mendukung operasi pemadaman, selain sarana pemadam yang tersedia di lokasi.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, melalui Kapolsek Sabangau Iptu Agung Setiyanto mengatakan, pengecekan serta penanganan hotspot dilakukan untuk memastikan api tidak meluas, terutama karena titik kebakaran berada di kawasan gambut yang telah mengering.

”Kami langsung melakukan penanganan setelah mengetahui adanya titik kebakaran. Pemadaman dan pendinginan dilakukan untuk mencegah api kembali menyala dan menjalar ke area lain, khususnya di sekitar bangunan,” jelas Agung, Sabtu (5/9/2026).

Upaya di lokasi tidak hanya difokuskan pada pemadaman api yang terlihat di permukaan. 

Personel bersama unsur terkait juga melakukan pendinginan guna menekan kemungkinan bara masih tersimpan di tanah gambut dan kembali menimbulkan api atau asap.

Pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun perambatan kebakaran ke bangunan di sekitar lokasi.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar memperkuat pengawasan di lingkungan masing-masing dan segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api.

Penanganan sejak awal dinilai penting untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas, terutama di area gambut yang mudah terbakar.

Informasi awal mengenai penanganan hotspot ini juga dipublikasikan oleh media lokal dengan lokasi dan kronologi yang sejalan, yakni di Jalan Mahir Mahar Km 15, Kelurahan Sabaru.

Penulis: Yanti

Editor  : Gunawan

Terpopuler