Polda Kalteng ketika menggelar Gebyar Posyandu Presisi se-Kalteng, Kamis (22/5/2025).
kontenkalteng.com,Palangka Raya - Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) turut berpartisipasi dalam penanganan stunting dengan memberikan pelayanan kesehatan terpadu secara gratis kepada masyarakat.
Baca juga: Ketua TP-PKK Kalteng Ajak Kepala Daerah Berkolaborasi Turunkan Angka Stunting
Pelayanan kesehatan yang bertajuk 'Gebyar Posyandu Presisi' tersebut, diinisiasi oleh Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan dengan berkolaborasi bersama Forkopimda dan instansi terkait, bertempat di Huma Betang, Jl. RTA. Milono Km.5, Kota Palangka Raya, Kamis (22/5/2025) siang.
Hadir dalam kegiatan ini, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Ny. Maya Iwan Kurniawan, Wakapolda Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, dan sejumlah pejabat utama Polda, serta turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Pengembangan serta unsur Forkopimda lainnya.
Dalam sambutannya, Wakapolda Kalteng mewakili Kapolda menyampaikan, bahwa digelarnya kegiatan ini merupakan wujud kerjasama sekaligus kemanfaatan dalam menurunkan angka stunting dengan cepat, baik dan benar.
"Ini merupakan komitmen dan kepedulian kita bersama, dalam mewujudkan generasi emas pada tahun 2045," katanya diakhir kegiatan tersebut.
Brigjen Rakhmad menjelaskan, dalam pelayanan kesehatan gratis kali ini pihaknya bersama Forkopimda memberikan pelayanan berupa pemeriksaan ibu hamil dan balita.
Kemudian ada konsultasi dokter spesialis kandungan dan dokter spesialis anak, pemeriksaan laboratorium sederhana, edukasi gizi seimbang, serta pemberian vitamin dan bantuan sosial.
"Semoga dengan dilaksanakannya kegiatan ini, dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan menjadi momentum keseriusan kita bersama terhadap penanganan masalah stunting," tuturnya.
Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji menambahkan, bahwa kegiatan Gebyar Posyandu Presisi ini juga digelar di 13 kabupaten se-Kalimantan Tengah yang dilaksanakan oleh Polres jajaran, dengan harapan seluruh masyarakat di daerah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal.
"Ke depan kegiatan ini akan rutin dilaksanakan untuk kembali memastikan kesehatan dan gizi masyarakat benar-benar terpenuhi," pungkasnya (OR1)