Wakil Bupati Kotim Menjadi Responden Sensus Ekonomi

Wakil Bupati Kotim. Irawati menunjukkan stiker sensus ekonomi dari BPS Kotim, Rabu, 8 Juli 2026. (Foto: Ist)

Sampit, Kontenkalteng.com – Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati, menyambut kedatangan tim dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan pendataan sensus ekonomi. Sensus ekonomi ini menjadi upaya penting untuk memotret kondisi nyata perekonomian daerah.

Baca juga: Disdagrin Minta Pelaku Usaha Berpartisipasi Aktif di Sensus Ekonomi 2026

 "Saya selaku Wakil Bupati menerima Kepala BPS yang juga Ketua Tim Sensus Ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur hari ini, " katanya, Rabu, 8 Juli 2026.

Menurutnya sensus tersebut  menjadi potret kondisi riil ekonomi di lapangan, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur. Ia menegaskan bahwa hasil sensus ekonomi ini sangat vital sebagai dasar pemerintah dalam memberikan dukungan, terutama untuk pembangunan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengembangan tenaga kerja profesional.

“Dengan adanya data hasil sensus ini, kita dapat mengetahui mana yang perlu diberikan dukungan, misalnya pembangunan UMKM dan penerapan tenaga kerja. Semakin kooperatif masyarakat, pelaku UMKM, koperasi, maupun perusahaan dalam memberikan data kepada tim yang datang ke rumahnya, semakin valid data yang kita dapatkan,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terbuka dan menjadi contoh dalam proses sensus ini agar kebijakan yang dibuat pemerintah daerah maupun pusat dapat tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Bupati dan saya berharap masyarakat menjadi contoh yang baik, terbuka saat diwawancarai oleh tim sensus. Data yang akurat dan valid akan membantu kami dalam memberikan kebijakan pembangunan dan tenaga kerja yang profesional,” tegas Irawati.

Ia juga menegaskan bahwa sensus ekonomi ini tidak ada kaitannya dengan pajak maupun hal-hal yang dapat merugikan warga masyarakat.

“Sensus ekonomi ini bukan untuk pajak atau hal-hal yang merugikan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Kotawaringin Timur untuk memberikan data yang sebenarnya dan valid kepada petugas sensus yang datang ke rumah bapak dan ibu,” pungkasnya. (SUR/OR1)