Pemkab Kotim Apresiasi Khitanan Massal Baznas dan Polres dalam Rangka Program Kotim Sehat dan Hari Bhayangkara ke-80

Khitanan Massal Baznas dan Polres (Foto: Ist)

Sampit,  Kontenkalteng.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) memberikan penghargaan tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan khitanan massal yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kotawaringin Timur bekerja sama dengan Polres Kotim.

Baca juga: Bupati Kotim Kunker Ke Desa Rasau Tumbuh Disambut Antusias Warga

“Kegiatan khitanan massal ini merupakan bagian dari program Kotim Sehat sekaligus rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80,” ujar Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Rafiq Riswandi, Senin (22/6/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada Baznas dan Polres Kotim atas inisiatif serta konsistensi mereka dalam menghadirkan program kemanusiaan yang nyata dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Khitanan massal tersebut diselenggarakan di Kecamatan Teluk Samput Desa Rege Lestari. Kegiatan tersebut diikuti oleh 48 anak di wilayah setempat. 

“ini bukan sekadar kegiatan seremonial namun merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan upaya pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat terutama keluarga yang membutuhkan,” jelas Rafiq.

Program Kotim Sehat yang dilaksanakan Baznas sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses layanan publik yang baik, adil, dan bermartabat.

Selain manfaat kesehatan, kegiatan ini juga memberikan dampak sosial yang positif dengan memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan kepedulian sosial di antara warga Kotawaringin Timur.

“Selain memberikan manfaat kesehatan, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kotawaringin Timur,” tambahnya.

Pada momentum Hari Bhayangkara ini, Baznas Kotim juga berkolaborasi dalam program Rumah Layak Huni di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, dengan merehabilitasi rumah guru ngaji.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan jangkauannya diperlua, serta menjadi contoh sinergi yang baik antara Baznas, Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kotawaringin Timur yang sehat, sejahtera, dan berkeadilan,” tutup Rafiq. (SUR/OR1)