Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi dan Penataan Ruang Kawasan Permukiman (SDABMBKPRP) Kabupaten Kotawaringin Timur, Mentana Dhinar Tistama (Foto: Ist)
Sampit, Kontenkalteng.com – Pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Kapten Mulyono kini memasuki tahap koordinasi intensif antar dua instansi terkait guna memastikan proyek berjalan sesuai standar keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Baca juga: Pemkab Kotim Bangun Penerangan Jalan Umum 164 Titik di Sepanjang Jalan Pramuka dan Pemuda.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi dan Penataan Ruang Kawasan Permukiman (SDABMBKPRP) Kabupaten Kotawaringin Timur, Mentana Dhinar Tistama, mengungkapkan bahwa rapat teknis digelar untuk membahas penempatan tiang PJU yang tepat agar tidak mengganggu aktivitas lalu lintas.
“Untuk pembangunan PJU di Kapten Mulyono, sudah ada koordinasi dan hari ini kami menggelar rapat teknis antara dua instansi. Koordinasi ini penting karena PJU akan dibangun di daerah milik jalan, dan jalan tersebut menjadi kewenangan Bina Marga,” terang Mentana, Kamis, 7 Juli 2026.
Menurutnya, posisi tiang PJU menjadi fokus utama dalam pembahasan karena jika terlalu dekat dengan badan jalan dapat menimbulkan risiko bagi pengguna, seperti kemungkinan kecelakaan akibat menabrak tiang.
“Biasanya yang disinkronkan adalah posisi tiang PJU, apakah menimbulkan gangguan bagi pemakai jalan atau tidak. Kalau tiangnya terlalu mepet dari badan jalan, risikonya tinggi. Karena itu, kami mengkaji hal ini secara bersama,” jelasnya.
Mentana menegaskan bahwa aspek keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan lokasi pembangunan PJU.
“Yang pasti, faktor keamanannya menjadi prioritas utama dalam pembangunan ini agar jalan Kapten Mulyono tetap aman dan nyaman untuk dilalui,” tegas Mentana. (SUR/OR1)