Gubernur Agustiar Sabran Lepas 3.000 Peserta BNN Run 2026 Kampanyekan Hidup Sehat dan Bebas Narkoba

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran secara resmi melepas sekitar 3.000 peserta BNN Run 2026 (Foto: Biro)

Palangka Raya, Kontenkalteng.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran secara resmi melepas sekitar 3.000 peserta BNN Run 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (28/6/2026).

Mengusung tema "Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045", kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mengampanyekan pola hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkotika.

Baca juga: Gubernur Kalteng Buka BNN Run Volume 2, Gaungkan Hidup Sehat Tanpa Narkoba

Pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Gubernur Agustiar Sabran didampingi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah Mada Roostanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Kalimantan Tengah Johni Sonder, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Kegiatan BNN Run juga menjadi sarana mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Antusiasme ribuan peserta dari berbagai kalangan menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan dukungannya terhadap berbagai program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika yang dilaksanakan BNN bersama seluruh pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya menciptakan generasi muda yang berkualitas, produktif, dan berdaya saing.

Melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2026, seluruh masyarakat diajak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap bahaya narkoba serta bersama-sama menjaga Kalimantan Tengah sebagai daerah yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. (SUR/OR1)